Breaking News:

Sebanyak 26 Titik Lokasi di Sleman Masih Sulit Internet, Mayoritas di Lereng Gunung Merapi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menemukan sedikitnya ada 26 titik lokasi di Bumi Sembada, tidak terjangkau sinyal data

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
ist
Ilustrasi internet. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menemukan sedikitnya ada 26 titik lokasi di Bumi Sembada, tidak terjangkau sinyal data seluler atau sulit mengakses jaringan internet.

Mayoritas titik tersebut berada di seputar lereng Gunung Merapi.

Data tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan Diskominfo untuk menunjang kelancaran Pilkada, pada tahun 2020 lalu. 

Baca juga: Ketua Pusat Kajian Law Gender and Society UGM Ungkap Love Scam di Indonesia, Apa Itu?

Sekertaris Diskominfo Purwati mengungkapkan, pada gelaran Pilkada 2020, jawatannya telah melakukan survei terhadap 361 titik lokasi yang digunakan sebagai TPS (Tempat Pemungutan Suara), berdasarkan data dari KPU Sleman dengan kriteria tidak ada sinyal 2G, H+, 3G dan 3G/4G. Hasil survei tersebut menunjukkan, 335 titik lokasi telah mendapatkan sinyal bagus dengan jaringan 3G dan 4G.

Sementara, ada 15 titik yang hanya mampu menangkap sinyal H+ dan 11 titik lainnya tidak terjangkau sinyal data seluler (blank-spot) atau hanya mendapat sinyal 2G sehingga petugas di TPS kesulitan saat upload maupun download file. 

"Data ini menjadi acuan kami, masih ada lokasi yang sulit mengakses internet," katanya, kemarin. 

Berdasarkan data yang diterima Tribun Jogja, beberapa titik lokasi yang masih sulit dalam menjangkau data seluler ada di Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi dan Glagaharjo Kapanewon Cangkringan.

Keduanya merupakan kalurahan di Sleman yang berada di lereng Gunung Merapi.

Purwati mengungkapkan, Diskominfo belum melakukan upaya pemasangan free WiFi terhadap titik yang diketahui blank spot tersebut. 

Baca juga: BBPOM Yogyakarta: Apotek Harus Memiliki Apoteker untuk Menghindari Kesalahan Pemberian Obat

Sebab, saat survei ke lokasi, kebanyakan titik tersebut berada di rumah warga. Bukan fasilitas publik.

Namun pihaknya telah memberi catatan bahwa kedepan, diseputar titik yang masih sulit internet tersebut akan jadi prioritas untuk dipasang Free WiFi. 

"Pemasangan nantinya akan diletakan di fasilitas publik. Seperti misalnya sekolah, posyandu, maupun Masjid," ungkap dia. 

Program fasilitas Internet gratis atau Free WiFi untuk warga di Bumi Sembada, saat ini sedang digagas agar segera terealisasi.

Targetnya, dalam waktu dua tahun, sebanyak 1.212 padukuhan di Sleman akan tersambung Internet gratis. Tujuannya, sebagai sarana penunjang segala macam aktivitas warga setempat.

Seperti aktivitas pendidikan, aktivitas ekonomi (e-commerce) maupun aktivitas sosial lainnya dalam koridor positif. (Rif)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved