Breaking News:

Kabupaten Kulon Progo

Warga Sringkel Kulon Progo Tolak Rencana Pembangunan TPST Plumbon, Ini Alasannya

Warga Sringkel Kulon Progo Tolak Rencana Pembangunan TPST Plumbon, Ini Alasannya

Tribun Jogja/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Sejumlah spanduk bertuliskan seruan penolakan pembangunan TPST Plumbon telah terpasang di wilayah setempat. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Sejumlah warga di Pedukuhan Sringkel, Kalurahan Plumbon, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo menolak rencana pembangunan tempat pembuatan sampah terpadu (TPST) Plumbon. 

Pantauan Tribunjogja, sepanjang jalan menuju wilayah tersebut telah terpasang sejumlah spanduk seruan penolakan.

Di antaranya bertuliskan Kami Menolak TPST, Tolak Pembangunan TPST Tanpa Syarat, Kami Tahu Beda TPST-TPA Tapi Tetap Satu Kata Sampah dan lain-lain. 

Koordinator Penolakan TPST Plumbon, Muslim Badrudin mengatakan rencana pembangunan TPST itu dinilai dapat menyengsarakan warga sekitar. 

Karena dikhawatirkan pembangunan TPST itu menimbulkan dampak seperti bau sampah yang menyengat dan merusak jalan yang dilewati truk pengangkut sampah. 

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo sebelumnya telah melakukan berbagai sosialisasi. 

Baca juga: Anggaran Terbatas, Budidaya Cabai di Gunungkidul Tak Maksimal

Baca juga: SINOPSIS IKATAN CINTA Malam Ini Bun, Jumat 5 Maret 2021: Duo Mama Sara dan Elsa Punya Rencana Apa ?

Namun warga tetap menokal rencana pembangunan TPST tersebut.

"Dulu juga sudah ditolak oleh masyarakat. Namun nampaknya rencana proyek pembangunan TPST masih berlanjut. Sehingga penolakan masyarakat tidak bisa dibendung karena mereka merasa tidak puas," kata Muslim, Jumat (5/3/2021). 

Berdasarkan informasi yang didapatkan olehnya, kabar rencana pembangunan TPST Plumbon sudah sejak 2017 silam. 

Namun setelah itu, kabar pembangunan TPST itu mulai reda. 

"Tapi mulai 2018 kabar itu muncul lagi. Bahkan belakangan terakhir ini sudah mulai diukur," ungkapnya. 

Selain menimbulkan bau dan jalan rusak, penolakan warga terhadap pembangunan itu dikarenakan lahan untuk membangun TPST Plumbon termasuk lahan produktif. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved