Bisnis
RSA UGM Miliki Kapasitas Tempat Tidur COVID-19 hingga 50 Persen Lebih
Sejak awal pandemi melanda, RSA UGM melakukan respons cepat dan berdiskusi untuk membentuk tim COVID-19.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
"Menggunakan one stop service, sehingga layanan COVID-19 tidak bercampur dengan non COVID-19," imbuh Arief.
Zonasi itu, lanjutnya, membuat staf dan pasien merasa nyaman.
Sebelumnya, pasien takut untuk datang ke rumah sakit, namun kini sudah merasa aman.
Selain itu, RSA UGM juga membuat inovasi berupa layanan telemedicine, yakni Jumpa Dokter.
Dengan begitu, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter atau lainnya melalui telepon atau aplikasi video.
Arief menambahkan, rekayasa fasilitas pelayanan untuk mencegah penumpukan pasien, regulasi-regulasi baru untuk menjamin keamanan tersebut pun harus dibuat.
Tidak lupa pula alat pelindung diri (APD) harus terus dipastikan kesediaannya.
Terakhir, Arief mengucapkan terima kasih kapada kerja sama academic health system (AHS) UGM antara pemerintah daerah, rumah sakit pendidikan, dan universitas.
Selain itu, kerja sama kemitraan regional, nasional, maupun internasional yang sangat membantu penanganan pandemi COVID-19.
Baca juga: Masuki Usia Ke-9, RSA UGM Bangkit dan Berjaya Lawan Pandemi
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Prof Dr Ir Djagal Wiseso Marseno, M Agr menyampaikan selamat atas ulang tahun RSA UGM mewakili Rektor UGM.
"Saya atas nama pimpinan universitas mewakili Rektor UGM mengucapkan selamat ulang tahun RSA UGM, semoga panjang umur, semakin manfaat, dan barokah untuk masyarakat," bebernya.
Ia menuturkan, capaian-capaian yang diperoleh RSA UGM sangat mengagumkan.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan dicermati hingga mencapai usia ke-10 tahun depan dengan rencana-rencana strategis yang sudah disusun oleh seluruh civitas hospitalia RSA UGM.
"Rektor UGM menilai dari laporan tahunan RSA UGM, nilainya sudah bagus lama, yaitu A tetapi A-, jadi masih harus diperbaiki menjadi A bahkan A+. Kami menyadari di kondisi pandemi ini bukan hal yang mudah, namun RSA UGM dengan bekerja keras dapat mengatasi hal tersebut termasuk dengan bantuan pemerintah dapat mempercepat pembangunan 2 gedung yang sangat bermanfaat untuk penanganan pandemi COVID-19," paparnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rsa-ugm-miliki-kapasitas-tempat-tidur-covid-19-hingga-50-persen-lebih.jpg)