Breaking News:

Vaksin Covid

Sebanyak 8.274 Guru dan 1.640 Tenaga Pendidik di Sleman Diusulkan Ikut Vaksinasi Covid-19

Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman telah mengusulkan sebanyak 8.274 guru dan 1.640 tenaga pendidik di Bumi Sembada agar dapat menerima vaksin

freepik
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman telah mengusulkan sebanyak 8.274 guru dan 1.640 tenaga pendidik di Bumi Sembada agar dapat menerima vaksin coronavirus disease-2019 atau (Covid-19) tahap kedua.

Usulan diberikan melalui Dinas Kesehatan. Namun untuk pelaksanaan vaksinasi, sampai saat ini masih menunggu informasi lanjutan.

"Untuk vaksinasi guru dan tenaga kependidikan, kami sudah mengusulkan. Usulan yang masuk, guru 8.274 dan tenaga pendidik 1.640. Tapi pelaksanaannya, kami masih menunggu intruksi dari Dinas Kesehatan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ery Widaryana, dihubungi Kamis (25/2/2021). 

Baca juga: Tiga Pemenang Pilkada DI Yogyakarta Akan Mengikuti Gladi Bersih Sebelum Dilantik Besok

Menurutnya, apabila sudah ada Instruksi maka akan segera dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada Guru maupun tenaga pendidik yang sudah terdaftar.

Ery mengatakan, pendataan sasaran vaksin tahap kedua, untuk guru maupun tenaga pendidik di Kabupaten Sleman hingga kini masih berjalan. 

Pihaknya meminta kepada guru dan tenaga pendidik yang belum terdata untuk segera mengisi form pendaftaran.

Menurutnya, saat ini masih diberi kesempatan untuk input.

Batas akhirnya hari ini pukul 24.00 WIB. Ia berharap, semua guru dan semua tenaga Kependidikan nantinya bisa masuk ke dalam prioritas penerima vaksin. 

Baca juga: Taman Pintar Hadirkan Banjir Promo dan Berbagai Program Menarik, Ada Piknik Cerdas dan Bus Pintar

"Sehingga apabila mulai pembelajaran tatap muka, nantinya sudah ada perlindungan dan dirasa aman," harapnya. 

Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo sebelumnya mengatakan, vaksinasi tahap kedua akan menyasar kepada seluruh pekerja pelayan publik di Bumi Sembada.

Total yang akan divaksin diperluas, jumlahnya mencapai 100.000 penerima.

Adapun proses pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan dalam beberapa termin. 

"Vaksinasi tahap kedua, untuk termin pertama (sasarannya) 20.200-an dulu. Itu yang sudah masuk data Pusdatin (Pusat Data dan Informasi) Kemenkes," ujar Joko.

Adapun untuk termin kedua, pendaftaran saat ini masih berlangsung. (Rif)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved