ADVERTORIAL

Dies Natalis ke-48, ITNY Tetap Berprestasi di Tengah Pandemi

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini adalah "Inovasi Pemanfaatan Teknologi Menuju Perguruan Tinggi yang Tangguh di Masa Pandemi". 

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna Subagio
Dies Natalis Ke-48 ITNY dilakukan secara luring terbatas dan daring di Ruang Sidang 1 dan 2 ITNY, Kamis (25/2/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) hari ini (Kamis, 25/2/2021) memperingati dies natalis ke-48.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini adalah "Inovasi Pemanfaatan Teknologi Menuju Perguruan Tinggi yang Tangguh di Masa Pandemi". 

Acara dies natalis dilakukan secara luring terbatas di Ruang Sidang 1 dan 2 ITNY dan disiarkan secara daring. 

Rektor ITNY, Dr Ir Ircham MT mengatakan, di tengah pandemi, beberapa target dan relaksasi harus dilakukan pihaknya supaya bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada, namun bisa tetap berprestasi.

Baca juga: Apresiasi untuk Tim Mahasiswa KKN ITNY di Kapanewon Nanggulan Kabupaten Kulonprogo

"Sangat bersyukur dalam pandemi ini kita masih bisa bertahan, bahkan bisa mencetak beberapa prestasi," ucap Ircham dalam sambutannya. 

Dalam laporannya, Ircham menyampaikan, ITNY saat ini memiliki jumlah mahasiswa aktif sebanyak 3.518 orang dengan 372 di antaranya merupakan mahasiswa baru dan 19 merupakan mahasiswa asing. 

Sementara, jumlah dosen ITNY adalah 122 orang dengan 7 orang asisten dosen.

Sehingga, rasio dosen dan mahasiswa saat ini 1:29. "Jadi ini masih standar," imbuh Ircham. 

Ia menuturkan, indeks prestasi kumulatif (IPK) rata-rata mahasiswa S-1 adalah 3,1, sedangkan mahasiswa vokasi rata-rata 3,48.

Adapun masa studi rata-rata S-1 adalah 4,9 tahun dan vokasi 2,9 tahun. 

Baca juga: ITNY Gelar Seminar Nasional Bertajuk Peran Technopreneur Pada Revolusi Industri di Masa Pandemi

Di tingkat nasional, Ircham menuturkan, ITNY menduduki ranking 155 yang mana ini meningkat 60 poin dari tahun sebelumnya.

Adapun se-Indonesia terdapat 2.136 perguruan tinggi yang terdaftar di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. 

Sementara, di antara 102 perguruan tinggi swasta di DIY, ITNY menduduki ranking 11.

Tahun ini, Ircham mengungkapkan, pihaknya memiliki target untuk ITNY masuk 10 besar. 

Adapun dalam klasterisasi perguruan tinggi di Indonesia, ITNY menduduki peringkat 4 dari perguruan-perguruan tinggi klaster 4.

Untuk prestasi mahasiswa, meski di tengah pandemi, tahun ini ITNY berhasil meraih 14 prestasi provinsi, 17 prestasi nasional, dan 1 prestasi internasional. 

Ircham melanjutkan, tahun ini ada 46 kerja sama yang dilakukan ITNY dengan para mitra. Salah satunya dengan Asosiasi Sekolah Perencana Indonesia (ASPI). 

Baca juga: ITNY Menjawab Tantangan Sertifikasi Profesi Bagi Lulusan Perguruan

"Ini untuk mendukung program merdeka belajar, kampus merdeka," imbuh Ircham. 

Terakhir, di kesempatan ini Ircham berharap baik internal maupun eksternal ITNY mampu meningkatkan kerja sama dan menggelorakan semangat untuk memberi.

"Memberi itu bisa dalam bentuk yang bermacam-macam, baik waktu, ilmu, tenaga, tidak hanya uang. Yang memberi lebih baik dari yang menerima. Monggo semua sivitas akademika kita bangkitkan semangat memberi ini agar ITNY menjadi besar," bebernya. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Teknologi Nasional (YPTN),  Ir H Supatno menyampaikan, di usia ke-48 ini ITNY sudah membuktikan tidak hanya mampu mengatasi situasi yang sulit, tetapi juga tetap eksis dan berkembang di semua lini, baik akademik maupun non-akademik.

"Kami terus mendukung mudah-mudahan segenap sivitas akademika juga mendukung tanpa mencari kesalahan dan kekurangan. Semoga kita bisa lebih maju dan berkembang," tandasnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved