Breaking News:

Gunungkidul

Pohon Beringin Raksasa Tumbang Timpa Instalasi Pamsimas Getas, Distribusi Air Bersih Terganggu

Pohon Beringin Raksasa Tumbang Timpa Instalasi Pamsimas Getas, Distribusi Air Bersih ke Warga Macet

TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
Warga bergotong-royong membersihkan batang pohon beringin yang tumbang menimpa bak instalasi Pamsimas Kalurahan Getas, Playen, Gunungkidul pada Selasa (23/02/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pohon beringin berukuran raksasa tumbang menimpa Instalasi Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Pedukuhan Gubugrubuh, Kalurahan Getas, Playen, Gunungkidul. Sambungan air ke rumah warga pun terganggu.

Ketua Kelompok Pam Kalurahan Getas, Agus Dwi Cahyono menuturkan pohon beringin tersebut dilaporkan tumbang pada Senin (22/02/2021) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Warga yang kebetulan berada di ladang sekitar melintas dan melihat batang pohon sudah ambruk menimpa bak instalasi," katanya ditemui pada Selasa (23/02/2021) siang.

Akibatnya, bak instalasi langsung hancur tertimpa sebagian batang pohon yang sangat besar. Agus juga menyebut kabel listrik sempat ikut tertimpa dahan pohon tumbang tersebut.

Pantauan Tribun Jogja di lokasi, warga dibantu aparat TNI terus mengevakuasi batang pohon tersebut. Adapun batang besar dipotong-potong agar memudahkan proses pembersihan.

Baca juga: Sirkulasi Siklonik Dekati DIY, BPBD Imbau Masyarakat di Pesisir Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Baca juga: Cinta Tak Terhalang Jeruji Besi, Sabar Akhirnya Resmi Nikahi Kekasihnya Kantor Polisi 

Bagian utama dari pohon beringin sendiri masih berdiri tegak persis di sebelah bak instalasi. Saat ini aliran listrik sudah terkondisi, namun aliran air ke rumah warga masih mati hingga saat ini.

"Kemungkinan baru 2 sampai 3 hari lagi warga baru bisa terlayani air bersih," ungkap Agus.

Ia mengatakan sebagian batang pohon tumbang akibat lapuk dimakan umur, sebab saat kejadian tidak sedang hujan angin. Untungnya tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

Terpisah, Koordinator Program Pamsimas Kalurahan Getas Eko Setyo Winanto mengatakan perbaikan pada instalasi air akan segera dilakukan. Warga sekitar pun terpaksa harus menunggu hingga perbaikan usai.

"Sembari menunggu, warga disarankan mencari alternatif sumber air bersih terdekat lainnya," kata Eko.

Pamsimas Kalurahan Getas sendiri melayani lebih dari 700 sambungan rumah (SR). Adapun sumber air alami dari Pamsimas tersebut dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.(Tribunjogja/Alexander Ermando)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved