Breaking News:

Kabupaten Magelang

Cinta Tak Terhalang Jeruji Besi, Sabar Akhirnya Resmi Nikahi Kekasihnya Kantor Polisi 

Kasat Tahti Polres Magelang, Iptu Bunyamin mengatakan Sabar dan Riyanti melangsungkan proses pernikahan di Masjid Al Muttaqin Polres Magelang

Istimewa
Suasana prosesi pernikahan seorang tahanan Polres Magelang pada Senin 22 Februari kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tak ada yang bisa mengalahkan kekuatan cinta. Seperti peribahasa asam di gunung dan garam di laut bertemu dalam satu belanga, menjadi modal bagi pasangan Sabar alias Sobar bin Iswanto (20) dengan Riyanti Binti Tarno (16). 

Bagaimana tidak, Sabar adalah tahanan Polres Magelang dalam kasus UU ITE beberapa waktu lalu.

Namun halangan jeruji besi tak mampu membendung kekuatan cinta mereka untuk bersatu di pelaminan. 

Kasat Tahti Polres Magelang, Iptu Bunyamin mengatakan, keduanya melangsungkan proses pernikahan di Masjid Al Muttaqin Polres Magelang pada Senin 22 Februari kemarin. 

Sabar yang sebelumnya berprofesi sebagai petani merupakan warga Dusun Nampan RT 04 RW 01 Desa Sukomakmur Kecamatan Kajoran.

Sementara mempelai wanita yakni Riyanti juga berprofesi sebagai petani yang merupakan warga Dusun Sutopati Desa Kopeng Kecamatan Kajoran. 

Keduanya melaksanakan prosesi pernikahan dengan sederhana di serambi masjid Polres setempat dengan disaksikan oleh beberapa perwakilan saksi. 

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua di Magelang Dimulai, Diprioritaskan untuk Pelayan Publik

Baca juga: Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftar Kartu Pra Kerja Gelombang 12 Lewat Prakerja.go.id

Sabar terlihat tenang saat mengikuti prosesi pernikahan. Dia mengenakan kemeja putih bercelana hitam sambil berkopiah hitam.

Sementara sang mempelai wanita duduk di sebelahnya dengan menggunakan terusan biru dan krem. 

Iptu Bunyamin menjelaskan, dalam kesempatan tersebut Tarno selaku orang tua /wali dari calon mempelai perempuan telah mewakilkan kepada dari Kantor Urusan Agama Kecamatan Mungkid untuk melangsungkan ijab qobul. 

"Mas kawinnya seperangkat alat salat dibayar tunai," imbuhnya. 

Setelah pelaksanaan ijab qobul dinyatakan sah oleh para saksi kemudian dilanjutkan dengan doa untuk kedua mempelai dan penandatanganan surat nikah. 

Selama kegiatan berjalan lancar aman dan terkendali. Semua peserta yang hadir juga menerapkan protokol kesehatan selama acara berlangsung. 

Ikut hadir dalam kesempatan itu, Kadus Kopeng Kulon Kecamatan Kajoran, tokoh masyarakat, kedua orang tua mempelai laki laki dan perempuan, Kasubbag Humas Polres Magelang, Kasat Tahti Polres Magelang dan anggota, staf Pidum Kejaksaan Negeri Magelang, serta para saksi dari calon mempelai laki laki dan perempuan. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved