Breaking News:

Yogyakarta

Pendataan Lansia Penerima Vaksin di DI Yogyakarta Dilakukan secara Online dan Offline

Pendaftaran online dapat diakses melalui https://s.id/PendaftaranLansiaDIY. Sementara offline di puskesmas dan dinkes wilayah setempat.

IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selain para pelayan publik, warga usia lanjut (lansia) juga menjadi sasaran prioritas untuk menerima vaksin COVID-19 sepanjang penyaluran tahap kedua.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembayun Setyaningastutie menuturkan, upaya pendataan calon penerima vaksin tahap kedua telah dilakukan di DI Yogyakarta.

Satu di antaranya melalui link form pendaftaran yang disediakan oleh pemerintah pusat yang dapat diakses melalui https://s.id/PendaftaranLansiaDIY.   

Selain itu, data penerima vaksin dihimpun melalui koordinasi antara Dinkes DIY dengan Badan Pusat Statistik dan Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Asetda DIY.

Baca juga: Soal Sanksi Penolak Vaksin, Ini Imbauan Epidemiolog UGM untuk Pemerintah

"Kita berkoordinasi dengan BPS dan Biro Tapem tapi dengan skala prioritas," tuturnya.

Pembajun menjelaskan bahwa sesuai arahan Kementerian Kesehatan, vaksinasi tahap kedua bakal dilaksanakan di ibu kota provinsi terlebih dahulu.

Sehingga untuk DIY akan dimulai di Kota Yogyakarta dan setelahnya akan disusul oleh kabupaten lain.

Data sementara ini, lanjut Pembayun, terdapat sekitar 105 ribu pelayan publik yang telah terdata. 

Namun, data tersebut bukan merupakan jumlah final.

Sebab, upaya pendataan masih terus dilakukan. 

Baca juga: 28.912 Pelayan Publik Bantul Masuk Daftar Sasaran Vaksinasi COVID-19

"Data masih terus bergerak ya," tegasnya.

Ketika disinggung adanya lansia yang berpotensi kesulitan melakukan pendaftaran secara online, Pembayun memastikan bahwa Dinkes DIY juga membuka pendaftaran secara offline.

"Bisa dibantu di puskesmas dan dinkes wilayah setempat," katanya.  

Terpisah, Kepala Biro Tapem Setda DIY, Sugeng Purwanto merinci, jumlah warga di atas usia 60 tahun atau lansia di DIY saat ini mencapai 594.632 jiwa. 

"Rinciannya Kota Yogyakarta ada 57.870 jiwa, Sleman 157.238 jiwa, Gunungkidul 155.729 jiwa, Bantul 144.414 jiwa, Kulon Progo 79.381 jiwa," tambahnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved