Breaking News:

Kriminalitas

Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, Pakar Kriminologi UGM: Ada Kesempatan dan Niat

Kalangan kerah biru atau lapisan bawah dan kerah putih atau lapisan atas semuanya memiliki potensi melakukan tidak kriminal.

cnn.com
ilustrasi narkoba 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penyalahgunaan narkoba oleh oknum kepolisian menjadi satu hal yang ironis. 

Sebab, selama ini hanya pihak kepolisian yang memiliki akses untuk menangkap dan menahan para pengedar narkoba.

Pakar Kriminologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Suprapto menjelaskan, sebenarnya kejahatan bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk pihak kepolisian itu sendiri.

“Dari sejumlah teori tentang kriminalitas, kita mengenal white and blue collar crime atau kejahatan kerah putih dan biru. Teori itu mendeskripsikan fenomena polisi menggunakan narkoba ini,” bukanya kepada Tribun Jogja, Sabtu (20/2/2021).

Baca juga: Soal Sanksi Penolak Vaksin, Ini Imbauan Epidemiolog UGM untuk Pemerintah

Dijabarkan Suprapto, kalangan kerah biru atau lapisan bawah dan kerah putih atau lapisan atas semuanya memiliki potensi melakukan tidak kriminal.

Tidak heran, ada saja oknum polisi yang akan menyalahgunakan narkoba.

“Pakar Psikoanalisis Sigmund Freud pun mengatakan bahwa pada dasarnya manusia memiliki kecenderungan berbuat tidak bertanggungjawab,” katanya lagi.

Namun, kecenderungan tersebut tersimpan di bawah sadar dan tidak selalu muncul ke permukaan.

Hal ini lantaran di dalam kehidupan manusia ada sensor atau sarana pengendali kehidupan manusia berupa budaya, nilai sosial, dan norma sosial.

Halaman
12
Penulis: Ardhike Indah
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved