Breaking News:

Polisi Tangkap Pelaku Aborsi Berstatus Mahasiswa di Magelang, Gugurkan Kandungan Bersama Pacar

Dua tersangka dalam kasus itu masih berstatus sebagai mahasiswa yakni HY (21) dan SA (21) sementara satu lainnya yakni SR (35) berprofesi sebagai

TRIBUNJOGJA/ Yosef Leon Pinsker
Polres Magelang saat merilis kasus pengungkapan tindak pidana aborsi, Kamis (11/2/2021) di Mapolres setempat. Dari tiga tersangka itu dua bersatu sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Purworejo. 

Kasatreskrim menyatakan, tersangka SR juga sempat memasukkan tangkai daun tanaman tertentu saat melakukan ritual pengguguran itu.

Tangkai tersebut diakui SR berguna untuk memperlancar dorongan janin agar lebih cepat dan mudah dikeluarkan.

"Setelah keluar janin tersebut lalu ditutup oleh pelaku SR menggunakan kain putih dan dimakamkan di TPU Dusun Ngemplak," ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa bayi yang digugurkan oleh kedua pasangan itu telah berumur sekitar tiga atau empat bulan.

5 Pemilik Zodiak yang Diramalkan Kurang Beruntung Besok Jumat, 12 Februari 2021

Hal itu diketahui dari laporan Biddokkes Polda Jateng yang ikut serta melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus itu.    

"Usia kandungan ketika kami mendapat informasi itu kami minta bantuan ke Polda Jateng. Kemudian saat digali, dokter mengatakan bahwa usia janin sekitar tiga atau empat bulan. Kami juga tengah melakukan pencocokan terhadap janin yang dikubur itu apa DNA-nya sesuai atau tidak dengan tersangka, hasilnya belum keluar semoga tidak ada kendala," jelasnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan atau denda paling banyak Rp 3 miliar. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved