Kabupaten Bantul
Long Weekend, Dinas Pariwisata Bantul Pesimis Ada Peningkatan Wisatawan
Dinas Pariwisata Bantul memperkirakan 5.000 wisatawan datang ke Bantul akhir pekan nanti.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul pesimis ada peningkatan jumlah wisatawan di Kabupaten Bantul selama libur Imlek dan akhir pekan.
Hal itu lantaran Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Bantul masih dalam Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Annihayah memprediksi animo wisatawan datang ke Bantul tidak akan tinggi.
Hal itu karena Pemerintah Daerah DIY meminta agar wisatawan yang masuk DIY membawa hasil rapid tes antigen.
• Libur Panjang Imlek, Dinkes Bantul Minta Masyarakat di Rumah Saja
"Jumlah wisatawan harian saja paling 1.200, kemarin Rabu (10/02/2021) rekor hanya 1.000 wisatawan yang masuk dari seluruh obyek wisata. Itu sedikit sekali. Kami memprediksikan tidak ada lonjakan wisatawan,"katanya, Kamis (11/02/2021).
"Bantul kan masih ada PPKM, kemudian ada pengecekan antigen, itu akan menurunkan animo wisatawan datang ke Yogyakarta, termasuk juga ke Bantul,"sambungnya.
Meski demikian pihaknya tidak menutup obyek wisata selama libur akhir pekan.
Hanya saja pihaknya meminta obyek wisata dan wisatawan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Pihaknya juga tetap akan menyiagakan personil untuk melihat kepatuhan pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan.
Ia memperkirakan 5.000 wisatawan datang ke Bantul akhir pekan nanti.
Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang datang akhir pekan sebelum pandemi.
Selama pandemi COVID-19, ada sekitar 20.000 wisatawan yang datang ke Bantul saat akhir pekan.
• Terdampak Pandemi Covid-19, Bisnis Perhotelan di Bantul Kelimpungan, 1 Hotel Gulung Tikar
Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul, Yulius Suharta menambahkan selama libur Imlek dan akhir pekan pihaknya memfokuskan pemantauan di obyek-obyek wisata.
Tujuannya adalah untuk memastikan wisatawan tidak melanggar protokol kesehatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)