Breaking News:

Kabupaten Magelang

223 PPPK di Lingkungan Pemkab Magelang Terima SK Pengangkatan

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengambil sumpah/janji jabatan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 223 PPPPK tahun 2020

Istimewa
Bupati Magelang, Zaenal Arifin saat mengambil sumpah janji/jabatan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Selasa (9/2/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Bupati Magelang Zaenal Arifin mengambil sumpah/janji jabatan dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 223 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2020 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.

Mengingat situasi saat ini masih Pandemi Covid-19, maka pengambilan sumpah janji tersebut di laksanakan secara virtual.

Zaenal Arifin dalam sambutannya menjelaskan, Tahun 2018 Pemerintah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Melalui peraturan ini dapat dilakukan penerimaan ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja sebagai solusi pengangkatan terhadap tenaga non PNS yang sudah bekerja di Pemerintahan.

Serta mendasarkan Peraturan Kepala BKN Nomor 18 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang menyatakan bahwa, setiap Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja pada saat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja wajib mengangkat sumpah jabatan.

"Penyerahan SK pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Kabupaten Magelang saat ini sebanyak 223 orang yang terdiri dari 97 orang dari tenaga pengajar, 15 orang dari tenaga kesehatan, dan 111 orang dari penyuluh pertanian," papar, Zaenal saat mengambil sumpah janji/jabatan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang dari Rumah Dinas Bupati Magelang, Selasa (9/2/2021).

Polres Magelang Terjunkan Gatot Kaca untuk Sosialisasikan Protokol Kesehatan Kepada Masyarakat

Gerakan Jateng di Rumah Saja Berakhir, Pemkab Magelang Lanjutkan Dengan PPKM Mikro

Menurut Zaenal, pengangkatan PPPK ini sebagai wujud nyata perhatian pemerintah kepada pegawai non PNS yang sudah mengabdi dengan bekerja sekian lama di Pemerintahan, serta sebagai pemenuhan kebutuhan pegawai pada Instansi Pemerintah.

Pengangkatan PPPK dilakukan melalui penilaian secara objektif berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan persyaratan lain yang dibutuhkan dalam jabatan, tujuannya agar pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah dapat berjalan optimal.

"Sebagai ASN, Saudara diharapkan mampu meningkatkan semangat untuk bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Artinya Saudara harus mengutamakan kepentingan Negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.

Perlu disadari bahwa Saudara merupakan orang-orang yang istimewa karena terpilih diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Untuk itu hendaklah Saudara harus mampu menjadi seorang ASN yang baik dan beretos kerja tinggi," tutur, Zaenal.

Zaenal berpesan, PPPK di era teknologi digital ini harus mampu berevolusi menjadi pegawai inovatif dan kreatif serta harus selalu dekat dan peduli kepada masyarakat melalui kinerja dan aksi nyata.

"Saudara harus membekali diri dan terus meningkatkan kinerja, kompetensi, ilmu pengetahuan, keahlian, serta lebih fokus bekerja, profesionalisme, kerja ikhlas dan kerja cerdas sehingga mampu meningkatkan kapasitas diri untuk turut membangun Kabupaten Magelang yang lebih sejahtera, berdaya saing dan amanah," pungkas, Zaenal. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved