Breaking News:

Kabupaten Magelang

Gerakan Jateng di Rumah Saja Berakhir, Pemkab Magelang Lanjutkan Dengan PPKM Mikro

Pemkab Magelang mengklaim terjadi penurunan mobilitas warga selama pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja Sabtu dan Minggu 6-7 Februari kemarin

TRIBUNJOGJA/YOSEF LEON
Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (8/2/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mengklaim terjadi penurunan mobilitas warga selama pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja Sabtu dan Minggu 6-7 Februari kemarin.

Pemkab pun mengapresiasi kepatuhan warga selama program tersebut dijalankan dan berharap akan berpengaruh terhadap upaya menekan laju penyebaran virus Covid-19.

"Memang kelihatannya terjadi penurunan ya kalau di Kabupaten Magelang dan memang cukup signifikan warga tidak jadi ke luar kota," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto kepada wartawan Senin (8/2/2021).

Adi menyatakan, selain mobilitas warga yang menurun cukup signifikan, sejumlah pelaku usaha juga menjalankan kewajibannya dengan optimal selama pelaksanaan Jateng di Rumah Saja.

"Secara umum sudah mematuhi dan relatif bagus pelaksanaannya. Mereka patuh dan ikut serta berpartisipasi dalam Gerakan jateng di Rumah Saja," ujarnya.

Selama dua hari Gerakan Jateng di Rumah Saja, lalu lintas dan pemukiman warga disebut lengang.

Sebanyak 2.244 Orang Ditargetkan Terima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Kabupaten Magelang 

Bupati Magelang Zaenal Arifin Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Hari Ini

Masyarakat yang biasa beraktivitas di luar juga urung akibat himbauan pemerintah itu. selain itu, tempat wisata yang dalam surat edaran (SE) tidak diperbolehkan beroperasi juga menutup sementara layanan operasionalnya.

"Pada prinsipnya memang cukup signifikan ya. Tapi memang belum bisa dilihat bagaimana dampaknya terhadap menekan penyebaran virus. Mungkin dua pekan kedepan baru bisa dievaluasi secara menyeluruh," tambah Adi.

Adi menyebut, Pemkab juga belum mengambil keputusan apakah akan mengadopsi Gerakan jateng di Rumah Saja dan disesuaikan dengan kondisi daerah setempat atau tidak.

Namun demikian, pemerintah pusat juga telah mengeluarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang akan dimulai pada 9 Februari besok.

"Mendagri juga sudah menerbitkan instruksi termasuk Jawa Tengah juga akan ikut serta. Tapi teknisnya kami masih menunggu aturan lebih lanjut," pungkas dia. (Tribunjogja/Yosef Leon Pinsker)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved