Berita Kesehatan
5 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Soal Hubungan Intim Selama Masa Kehamilan
Berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang paling banyak dicari terkait dengan hubungan intim selama masa kehamilan.
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Gunakan kondom jika:
- Anda tidak berada dalam hubungan yang sama-sama monogami
- Anda memilih untuk berhubungan seks dengan pasangan baru selama kehamilan
• Banyak yang Tak Tahu, Inilah 3 Fakta Tentang Kondom Aneka Rasa
4. Adakah saat-saat hubungan intim harus dihindari?
Stimulasi payudara, orgasme wanita, dan hormon tertentu dalam air mani yang disebut prostaglandin dapat menyebabkan kontraksi rahim.
Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin merekomendasikan untuk menghindari seks jika:
- Anda mengalami pendarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan
- Anda mengeluarkan cairan ketuban
- Leher rahim Anda mulai terbuka sebelum waktunya (ketidakmampuan serviks)
- Plasenta Anda sebagian atau seluruhnya menutupi bukaan serviks Anda (plasenta previa)
- Anda memiliki riwayat persalinan prematur atau kelahiran prematur
• 9 Penyebab Kram Perut di Luar Siklus Haid : dari Hamil, Radang, Keguguran Hingga Kista
5. Bagaimana jika saya tidak ingin berhubungan seks?
Tidak apa-apa. Ada lebih banyak keintiman daripada hubungan intim.
Bagikan kebutuhan dan kekhawatiran Anda dengan pasangan Anda secara terbuka dan penuh kasih.
Jika hubungan imtim itu sulit atau tidak menarik atau bahkan terlarang, cobalah berpelukan, berciuman, atau dengan menciptakan romantisme lewat pijatan. (*/Mayo Clinic)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/manfaat-sperma-untuk-ibu-hamil.jpg)