Breaking News:

Kenaikan Harga Indeks Konsumen Picu Terjadinya Inflasi di DI Yogyakarta

Perkembangan beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan yang mendorong terjadinya inflasi membuat harga indeks konsumen (IHK)

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Berbagai kebutuhan pokok yang dijual di jalan Mayor Suryotomo, Kota Yogyakarta. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perkembangan beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan yang mendorong terjadinya inflasi membuat harga indeks konsumen (IHK) mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) per Januari 2021 memperlihatkan wilayah Yogyakarta mengalami kenaikan inflasi hingga 0,54 persen atau terjadi kenaikan IHK setara 106,10 persen.

Laju inflasi didominasi kelompok pangan seperti komoditi cabai rawit yang naik hingga 60,18 persen dengan memberikan andil sebesar 0,07 persen. 

Baca juga: Peringkat Dua Nasional, Vaksinasi Covid-19 di Kota Magelang Capai 89,63 Persen

Baca juga: DAFTAR Transfer Liga Inggris: Arsenal, Chelsea, Liverpool, Man United, Man City & Spurs

Kemudian, cabai merah naik sebesar 9,29 persen dengan memberikan andil 0,03 persen, cabai hijau naik 69,94 persen, dan tahu mentah 7,72 persen dengan memberikan andil masing-mading sebesar 0,02 persen.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menilai terjadinya inflasi lumrah terjadi mengingat periode Januari 2021 banyak komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga.

"Kalau kami pantau dari harga pangan sebelumnya, memang beberapa komoditas sempat mengalami kenaikan harga akibat berbagai hal," jelas Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag DIY, Yanto Aprianto , kepada Tribun Jogja, pada Selasa (02/02/2021).

Ia melanjutkan, kenaikan bahan pangan kemarin kebanyakan datang dari komoditas cabai.

Beberapa jenis cabai mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan yang membuat harga konsumen pun terpengaruh.

"Pada awal Januari lalu kan, banyak petani cabai rawit yang gagal panen karena cuaca buruk. Akibatnya, harganya pun naik hingga tembus Rp 70 ribu per kilogram diikuti jenis cabai lainnya. Kemudian, bahan makanan yang berbahan dasar kedelai juga sempat naik seperti tahu akibat melonjaknya harga kedelai impor beberapa waktu lalu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved