Breaking News:

Erupsi Gunung Merapi

BPBD DIY Siagakan 12 Barak Pengungsian untuk Antisipasi Erupsi Gunung Merapi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiapkan 12 barak pengungsian yang ada di DIY untuk mengantisipasi pengungsi

Tribunjogja/Yuwantoro Winduajie
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menyiapkan 12 barak pengungsian yang ada di DIY untuk mengantisipasi pengungsi saat terjadi kondisi darurat Gunung Merapi sewaktu-waktu.

Kendati probabilitas dominan efusif, segenap langkah antisipasi tetap dilaksanakan.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan sebanyak 12 barak pengungsian disiapkan untuk mengantisipasi terjadinya kondisi darurat di Gunung Merapi.

Baca juga: Terkendala Topografi Wilayah, PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Perlu Biaya Operasional Besar

Baca juga: Bidokkes Polda DIY-RSUP Sardjito Kerja Sama Gelar Sosialisasi Donor Plasma Konvalesen

Semua dalam keadaan siap dipergunakan.

"Baraknya ada 12. Semuanya logistik kita siap untuk mengantisipasi itu jaga stok kita. Kemudian mengikuti perkembangan seperti apa," ujarnya.

Biwara mengatakan, berdasarkan informasi dari BPPTKG, kondisi saat ini masih relatif aman karena masih di luar radius bahaya yang direkomendasikan.

Meskipun, beberapa waktu lalu, sebagian warga mengungsi ke tempat pengungsian karena faktor psikologis.

"Kondisi sampai sekarang masih aman, karena masih di luar radius bahaya yang direkomendasikan. Terkait dengan warga, kemudian ada masyarakat yang di wilayah tertentu karena faktor psikologis, misalnya di Turgo yang paling depan lokasinya, kemudian mengalihkan diri ke tempat yang mereka rasa lebih aman," katanya.

Baca juga: Sama-sama Berbahaya, Berikut 11 Gejala Gula Darah Rendah dan Akibat yang Bisa Ditimbulkan

Baca juga: VIRAL Insiden Jenazah Covid-19 Tertukar di Malang, Begini Fakta yang Terjadi di Lapangan

Lanjutnya, saat ini aktivitas Gunung Merapi yang terpantau adalah keluarnya lava pijar dan asap ke arah barat daya Gunung Merapi.

Radius lima kilometer di kawasan tersebut tidak ada hunian masyarakat sehingga relatif aman.

Meski demikian, wilayah Sleman bagian barat dan selatan tetap siaga.

Barak-barak tetap dipersiapkan untuk mengantisipasi pengungsi.

Pihaknya pun berharap semua dalam kondisi aman dan terkendali.

"Berdasarkan info dari BPPTKG aktivitas Merapi berupa keluarnya lava pijar dan asap di barat daya Merapi. Radius 5 km di kawasan tersebut tidak ada hunian masyarakat sehingga relatif aman. Namun Sleman Barat dan Selatan tetap siaga dan barak-barak dipersiapkan. Semoga Merapi mandali. Probabilitasnya dominan ke efusif," tuturnya. (rfk)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved