Breaking News:

Pengungsi Gunung Merapi

Cerita 81 Hari di Pengungsian Gunung Merapi Sleman, Mbah Ngatmosurip Sumringah Kembali ke Rumah

“Nyambut damel, sak damel-damele, ngarit, nggolek kayu  (kerja seadanya, cari rumput, cari kayu),” cerita Mbah Ngatmosurip tentang aktivitas

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Ardhike Indah
Mbah Ngatmosurip sumringah bisa kembali ke rumah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dari kejauhan, Mbah Ngatmosurip (75) berjalan dengan santai.

Gerak tubuhnya memperlihatkan rasa senang yang membuncah.

Ia membawa sepiring nasi dengan tangan kanannya.

Sementara, tangan kirinya melambai ke pengungsi lain.

Terlihat senyum tersungging di bibirnya dan pancaran harapan di matanya.

Ia pun bergegas mendatangi para pengungsi yang menjawab lambaiannya.

Ternyata, sepiring nasi yang ia bawa itu merupakan simbol berkah ia dan pengungsi lain diperbolehkan pulang.

Baca juga: BREAKING NEWS: Isolasi Sejak Jumat, Wabup Bantul Abdul Halim Muslih Dinyatakan Positif COVID-19

Baca juga: Kisah Diara, Keturunan Sri Sultan HB VII, Penari Termuda Tarian Bedhaya Tirtahayuningrat di Keraton

Kenduren, kenduren,” kata Mbah Ngatmosurip sembari menyodorkan sepiring nasi itu ke sesama pengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman.

Pengungsi yang melihat pun berupaya mengambil nasi berkat tersebut, meski hanya sejumput tangan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved