Breaking News:

Siaga Merapi

Sekitar 230 Pengungsi Gunung Merapi Bakal Dipulangkan Dua Hari Lagi

Pemulangan pengungsi gunung merapi tersebut direncanakan akan dilakukan Selasa (26/1/2021) yang akan datang.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Suasana Barak Glagaharjo Cangkringan yang dibuat bersekat untuk menghindari penyebaran Covid-19 dan demi penerapan protokol kesehatan selama status Merapi masih siaga, Sabtu (7/11/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekitar 230 pengungsi gunung merapi di Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman sudah diperbolehkan untuk kembali ke tempat asal.

Pemulangan pengungsi gunung merapi tersebut direncanakan akan dilakukan Selasa (26/1/2021) yang akan datang.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD DIY Danang Samsurizal mengatakan, rencana pemulangan para pengungsi tersebut sudah dikoordinasikan antara Pemkab Sleman, BPBD Sleman dan BPBD DIY.

Alasan pemulangan pengungsi tersebut menurutnya saat ini aktivitas gunung Merapi sudah mulai kondusif.

Baca juga: Sabtu 23 Januari 2021 Malam, Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1 Km

"Ada sekitar 230 pengungsi lansia dan anak-anak. Mereka akan kami pulangkan pada tanggal 26 Januari, menyesuaikan masa PTKM selesai," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (24/1/2021)

Ia menjelaskan, saat ini tim BPBD setempat telah menyiapkan keperluan tempat tinggal para pengungsi Merapi yang berada di Desa Glagaharjo.

"Sudah kami siapkan, ya termasuk hewan ternak kami pulangkan semua," jelasnya.

Meski tengah bersiap untuk pemulangan para pengungsi, namun BPBD DIY tetap mewaspadai perubahan aktivitas gunung Merapi.

Baca juga: Antisipasi Bahaya Erupsi Gunung Merapi, Warga Purwobinangun Mengungsi di SD Sanjaya Tritis

Sementara berdasarkan laporan harian gunung Merapi pada Minggu pagi, terpantau telah terjadi guguran dengan jarak luncur 300-800 meter.

"Pukul 00.00 sampai 06.00 teramati terjadi guguran lava pijar sebanyak 22 kali," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida dalam laporan tertulis.

Sementara asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi sekitar 50 meter di atas puncak.

Hingga saat ini, BPPTKG masih menetapkan status siaga atau level III untuk pengamatan aktivitas gunung merapi. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved