Dari dan Untuk Masyarakat, Sekelompok Remaja di Yogyakarta Gelar Pasar Gratis di 19 Titik
Selain menyediakan kebutuhan pokok, para remaja dari berbagai kalangan ini juga menyediakan nasi bungkus, sembako bahkan di Pasar Gratis
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Sehingga para relawan Pasar Gratis ini tergerak untuk membantu sesama.
Meskipun mereka berkeyakinan bahwa seharusnya beban sosial menjadi tanggung jawab pemerintah.
"Kami bisa mengapresiasi pemerintah ketika tanggung jawab pemerintah dipenuhi ya. Tapi bisa dilihat sendiri tanggung jawab tersebut belum terpenuhi secara merata. Ada yang mendapatkan bantuan, ada yang tidak. Makanya Pasar Gratis itu ada," ujarnya.
Para pegiat sosial ini bergerak melalui jejaring media sosial dengan akun instagram @pasargratis.jogja.
Mereka menerima donasi via direct message (DM) instagram dan kontak akun melalui twitter @partisjogja.
"Termasuk permintaan kebutuhan ya kami infokan melalui akun medsos kami. Kebanyakan ya kebutuhan pokok yang diminta, obat-obatan juga. Tapi dari sekian banyak permintaan, paling sering kami dengar banyak yang membutuhkan pekerjaan," paparnya.
Pasar Gratis sendiri tak hanya berada di Yogyakarta.
Flora menegaskan, gerakan sosial serupa juga ada di kota lain misalnya Bogor, Bandung dan kota besar lainnya.
Para pegiat sosial ini pun masih belum mengetahui sampai kapan Flora dan beberapa rekan lainnya akan meluangkan waktu untuk membantu sesama di tengah kesulitan masyarakat menghadapi pandemi.
"Ya mungkin sampai masyarakat kembali bersemangat untuk bertahan di tengah pandemi," ungkap Flora.
Baca juga: BABAK I Juventus 1-0 Bologna: Tendangan Terpeleset Arthur Bawa Unggul Juve
Baca juga: AC MILAN: Jawaban Tajam Ibrahimovic Saat Diejek Striker Atalanta soal Tendangan Penalti
Sementara itu, salah satu warga Suparno mengaku terbantu dengan kehadiran Pasar Gratis tersebut.
Pria yang bekerja sebagai tukang tambal ban di sekitar Jalan Kaliurang itu merasa sedikit lega dengan kehadiran remaja pegiat sosial yang satu ini.
"Ya senang, merasa terbantu. Kerjaan sepi tiba-tiba ada yang nawarkan nasi gratis sama kebutuhan pokok di sana," katanya.
Ia mengatakan, sejak pandemi masuk ke DIY, dirinya mengaku sudah dua kali menemui aksi dari remaja yang menggelar Pasar Gratis tersebut. (hda)