Kota Yogya
PKL Malioboro 'Menjerit' Minta PSTKM Tak Diperpanjang
Dampak dari PSTKM oleh Pemerintah Provinsi DIY sangat dirasakan oleh para pedagang kaki lima di kawasan Malioboro.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dampak dari Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) oleh Pemerintah Provinsi DIY sangat dirasakan oleh para pedagang kaki lima di kawasan Malioboro.
Sepinya wisatawan maupun pembeli berdampak pada turunnya pendapatan.
Mereka pun berharap pemerintah daerah tak lagi memperpanjang PSTKM ini.
Seorang PKL yang tergabung dalam Pemali, Dwi Mayanti (38), mengeluhkan dampak akibat PSTKM ini.
Lapak jualannya sepi.
Baca juga: Sudah 10 Toko di Malioboro Gulung Tikar, PPMAY Minta Pemerintah Pertimbangkan Perpanjangan PPKM
Pendapatan turun drastis karena minim, bahkan hampir tak ada pembeli.
Pedagang merasa kesusahan.
"Kami harapkan agar PSBB (PSTKM) ini tak diperpanjang lagi. Soalnya ekonomi kita semakin menurun. Cari uang susah. Cari makan juga susah. Setiap hari kadang laku, kadang tidak. Kami tidak setuju kalau diperpanjang. Kasihan para pedagang, agar mereka bisa sama-sama makan. Tolong jangan diperpanjang," katanya, saat ditemui di lapak jualannya di Malioboro.
Dampak PSTKM ini memang sangat memukul pedagang.
Omzetnya menurun sampai 75 persen lebih.
Dwi mengatakan, jika semula ia bisa menjual 3-5 kaos, kini ia hampir jarang bisa menjual satu kaos, karena tak adanya pengunjung.
Padahal kebutuhan setiap hari selalu mengejarnya.
"Dampak PSBB, menurun sekali. Omzetnya menurun 75 persen lebih. Sekarang kadang cuma 3-5 kaos, kurang buat makan, wira-wiri. Sebelumnya bagus sekali. Tidak ada pandemi payu," kata Dwi.
Baca juga: Sepekan Pemberlakuan PSTKM, Omset Pedagang di Malioboro Terjun Bebas
Ia meminta kebijakan dari pemerintah agar pedagang juga mendapatkan kompensasi atau bantuan karena kondisi sulit yang dihadapi mereka selama ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pkl-malioboro-menjerit-minta-pstkm-tak-diperpanjang.jpg)