RSUD Panembahan Senopati Bantul Bakal Buka Bangsal Baru Khusus COVID-19
Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul akan membuka satu bangsal baru khusus pasien COVID-19.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - RSUD Panembahan Senopati Bantul akan membuka satu bangsal baru khusus pasien COVID-19.
Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD Panembahan Senopati, I Wayan Marthana Widiana Kedel.
Ia mengatakan bangsal baru tersebut saat ini sedang dalam perbaikan.
Bangsal tersebut akan dibuat sedikit bertekanan negatif, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pasien COVID-19.
Baca juga: Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Membuka Pelatihan Gratis Bagi Masyarakat
Baca juga: Bantu Penanganan Gempa Sulbar, Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp 500 Juta dan Logistik
"Rumah sakit rujukan diminta untuk meningkatkan kapasitas 30 persen. Kami coba satu bangsal, sedang dalam tahap renovasi jadi sedikit tekanan negatif. Juga untuk menjaga keamanan nakes (tenaga kesehatan) kami," katanya, Rabu (20/01/2021).
Ia merencanakan satu bangsal tersebut akan terdiri dari 10 hingga 16 tempat tidur.
Namun demikian, pihaknya juga menyesuaikan dengan jumlah tenaga kesehatan yang ada.
Sebab paling tidak satu pasien ditangani oleh tiga tenaga kesehatan.
Pihaknya telah membuka lowongan bagi relawan dan meminta bantuan tenaga kesehatan ke Dinas Kesehatan DIY. Namun rupanya masih ada kendala.
"Kalau 10 tempat tidur saja berarti kan paling tidak butuh 30. Kami sudah buka pemanggilan relawan, tetapi tidak banyak. Sudah minta bantuan ke Dinkes DIY, tapi semua rumah sakit juga membutuhkan. Mungkin diprioritaskan untuk tiga rumah sakit rujukan utama, RSUP Dr Sardjito, RSA UGM, dan RS Hardjolukito," terangnya.
Baca juga: Staf Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Barenglor Klaten Ditutup Selama Dua Hari
Baca juga: Epidemiolog UGM : Harus Ada Evaluasi PSTKM, Mobilitas Warga Banyak yang Tak Terdeteksi Satpol PP
Rencananya bangsal khusus COVID-19 tersebut bisa dimanfaatkan pada akhir Januari mendatang.
Namun sebelum benar-benar dimanfaatkan, pihaknya akan melakukan uji coba terlebih dahulu.
Setelah dinilai layak dan mendapat izin operasional, pihaknya akan segera mengoperasionalkan bangsal tersebut.
Wayan menyebut RSUD Panembahan Senopati sudah berusaha menambah kapasitas agar dapat merawat pasien COVID-19.
Awalnya RS Panembahan Senopati hanya memiliki dua ruangan bertekanan negatif sesuai standar.
Namun seiring berjalannya waktu, kini RSUD Panembahan Senopati memiliki total 32 ruang isolasi.
"Saat ini sudah terisi 30, ada kekosongan 2. Tetapi biasanya sudah dipesan oleh puskemas, jadi ya sama saja sudah terisi semua," ujarnya. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tunggakan-bpjs-kesehatan-capai-rp-36-miliar-rsud-panembahan-senopati-kencangkan-ikat-pinggang.jpg)