PT KCI Nilai Uji Coba Perdana KRL Yogya-Solo Sukses Dilakukan
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menilai uji coba perdana kereta listrik (KRL) Yogya-Solo yang melibatkan instansi pemerintah, stake holder
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menilai uji coba perdana kereta listrik (KRL) Yogya-Solo yang melibatkan instansi pemerintah, stake holder, media, dan penggiat media sosial sukses dilakukan pada Rabu (20/01/2021).
Uji coba KRL Yogya-Solo dilaksanakan dari Stasiun Yogyakarta menuju Solo Balapan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, pada uji coba akan dilakukan bertahap untuk melihat kendala yang terjadi.
Baca juga: Peminat Kereta Gantung di Lereng Merapi Klaten Tinggi, Pemdes Tegalmulyo Buat Kereta Gantung Baru
Baca juga: BREAKING NEWS : PSSI Resmi Batalkan Liga 1 dan Liga 2 2020, Tak Ada Juara dan Tak Ada Degradasi
"Dari rangkain uji coba nantinya akan dilakukan evaluasi. Makanya, pada masa percobaan pada Januari ini dibuat terbatas hanya untuk undangan saja," jelasnya kepada media setelah uji coba KRL Yogya-Solo di Stasiun Yogyakarta pada Rabu (20/01/2021).
Ia menambahkan, hal itu dilakukan untuk memudahkan pengecekan baik dari segi sarana dan prasana sebelum dibuka secara komersil.
Direncanakan uji coba akan dibuka dalam dua bagian.
"Untuk uji coba yang melibatkan pemerintah, stake holder, media, dan penggiat sosial akan dilakukan hingga 31 Januari mendatang. Sedangkan, pada Februari akan dilakukan kembali uji coba yang melibatkan masyarakat umum direncanakan pada 1 Februari hingga 7 Februari nanti," ujarnya.
Untuk uji coba yang melibatkan masyarakat umum harus melalui pendaftaran terlebih dahulu.
Pendaftaran akan dilakukan secara daring melalui aplikasi yang terintegrasi milik PT KCI.
"Untuk masyarakat umum harus mendaftar lebih dahulu. Untuk tata caranya akan kami beritahukan nanti. Jadi, sistemnya masyarakat akan mendapatkan notifikasi untuk melakukan uji coba dari aplikasi. Dan, untuk tarif perjalanan tetap sama dengan hari ini yakni Rp 1 per orang," terangnya.
Sementara itu, direncanakan KRL Yogya-Solo akan beroperasi sebanyak 20 perjalanan dari Yogya-Solo yang melewati 11 stasiun.
Sedangkan, khusus Sidoarjo tetap menggunakan KA Parameks.
Baca juga: UJI COBA, Pengalaman Naik KRL Yogya-Solo, Suguhan Interior Keren Hingga Waktu Tempuh yang Cepat
Baca juga: BMKG Yogyakarta Prediksi Cuaca Ekstrem di DIY Berlangsung Hingga Bulan Februari
Untuk kapasitas dalam KRL Yogya-Solo, pihaknya tetap melakukan pembatasan sesuai surat edaran Kementerian Perhubungan terkait penggunaan transportasi darat di masa pandemi.
"Kami batasi dalam satu gerbong hanya 74 penumpang. Dan, disediakan pula marka-marka pengaturan jarak, baik bagi penumpang yang duduk maupun berdiri," terangnya.
Sementara itu, terkait operasional secara komersil, ihaknya belum bisa memastikan waktunya KRL Yogya-Solo dapat digunakan secara umum.
Karena masih banyaknya tahapan yang harus dilalui agar memastikan keamanan dan kenyamanan.
"Ini masih terus kami lakukan peninjauan. Tapi kami akan update kembali sampai benar-benar bisa digunakan secara komersil," pungkasnya. (ndg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/vp-corporate-secretary-kai-commuter-anne-purba-2012021.jpg)