Breaking News:

Menunggu Pemberkasan, Jenazah ABK Asal Gunungkidul Masih Tertahan di Rumah Sakit Taiwan

Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Gunungkidul masih harus bersabar menunggu jenazah Sunakip, yang dikabarkan meninggal

Kompas.com
Ilustrasi kapal ikan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Gunungkidul masih harus bersabar menunggu jenazah Sunakip, yang dikabarkan meninggal di Taiwan, pada Selasa (5/1/2021) lalu.

Pasalnya, hingga kini pihak otoritas di Taiwan masih menahan jenazah Sunakip di rumah sakit lantaran menunggu berkas administrasi dan konfirmasi dari keluarga ahli waris di Gunungkidul.

Plt Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Yogyakarta Diah Andarini menjelaskan, usai menyebarnya kabar salah satu Anak Buah Kapal (ABK) asal Gunungkidul yang dinyatakan meninggal pada Selasa siang, perwakilan BP2MI saat itu juga melacak kebenaran informasi tersebut.

Baca juga: Jadwal Timnas U-19 Indonesia, Lagi-lagi Agenda Laga Uji Coba di Spanyol Belum Jelas

Baca juga: Bacaan Doa dan Dzikir Salat Fardhu, Lengkap dengan Artinya

Sehari setelahnya yakni pada Rabu (6/1/2021) pihak perwakilan BP2MI memastikan jenazah ABK bernama Sunakip tersebut telah ditangani oleh petugas kesehatan salah satu rumah sakit di Taiwan.

"Jadi almarhum saat ini sudah di rumah sakit di Taiwan. Proses kepulangan masih menunggu konfirmasi pihak keluarga," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja, Minggu (10/1/2021)

Sementara di hari yang sama, BP2MI Yogyakarta dan Perwakilan Disnakertrans DIY telah memastikan ke rumah duka untuk menyaksikan pengurusan berkas surat kuasa antara agensi dan ahli waris.

Setelah itu, berkas-berkas tersebut akan dikirim ke kejaksaan untuk diverifikasi dan direkomendasikan kepada pemerintah Taiwan.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG: Senin Besok, Waspadai Potensi Hujan Angin di Sejumlah Wilayah

Baca juga: Temui Pelanggaran Selama PSTKM, Silakan Hubungi Hotline Aduan Ini

"Jika sudah sesuai semuanya, jenazah bisa dikirim atau dipulangkan. Kalau saat ini masih di rumah sakit," ungkapnya.

Pihaknya belum memastikan jenazah ABK asal Kabupaten Gunungkidul tersebut akan dipulangkan.

Terhitung sejak dikabarkannya ABK tersebut meninggal pada Rabu (5/1/2021) kemarin sampai hari ini sudah hampir empat hari tertahan di Taiwan.

"Nanti kalau sudah dipulangkan akan kami kabarkan," pungkasnya. (hda)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved