Breaking News:

Sleman

Sebanyak 21.068 Wisatawan Masuk Sleman Selama Libur Nataru

Tahun ini, wisata di Kabupaten Sleman nyatanya dapat menggaet 21.068 wisatawan selama liburan Nataru.

Foto: Internet
Ilustrasi Tebing Breksi. Tingginya kunjungan wisata di Tebing Breksi, Kaliurang, Kaliadem, dan Jogja Exotarium selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020.  

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Wisata alam masih menjadi destinasi primadona di Kabupaten Sleman.

Hal itu dibuktikan dengan tingginya kunjungan wisata di Tebing Breksi, Kaliurang, Kaliadem, dan Jogja Exotarium selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. 

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suci Iriani Sinuraya mengatakan ada 11 destinasi pariwisata di Kabupaten Sleman yang paling banyak dikunjungi wisatawan selama libur Nataru.

Selain empat destinasi di atas, destinasi lain yang menjadi favorit wisatawan adalah Agrowisata Bhumi Merapi, Monumen Jogja Kembali, Gardu Pandang Kaliurang, Candi Sambisari, dan Candi Ijo.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Terpaksa Tutup Kafe dan Warung Burjo di Sleman

"Wisata alam di Sleman masih menjadi tujuan wisatawan. Tebing Breksi, Kaliurang, Kaliadem, dan Jogja Exotarium kunjungan rata-rata mencapai 81 persen dari total kunjungan pada liburan Nataru," katanya, Rabu (06/01/2021).

Eloknya wisata di Kabupaten Sleman nyatanya dapat menggaet 21.068 wisatawan selama liburan Nataru.

Bahkan jumlah wisatawan selama Nataru 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Meskipun tidak begitu signifikan, tetapi secara rata-rata kunjungan 2020 lebih tinggi dibanding liburan Nataru tahun sebelumnya, yaitu 19.066. Tetapi masih lebih tinggi (kunjungan wisata) saat liburan Maulid Nabi Oktober kemarin, yang mencapai 42.808 wisatawan,"ungkapnya.

Selama liburan, pihaknya melakukan pengawasan di sejumlah destinasi wisata.

Baca juga: Rayakan Tahun Baru dengan Minimalis, Hotel di Sleman Tidak Gelar Pesta atau Konser

Tujuannya adalah memastikan wisatawan dan destinasi wisata menerapkan protokol pencegahan COVID-19. 

Selain kepatuhan terhadap protokol kesehatan, pihaknya juga memastikan destinasi wisata mematuhi jam operasional.

Sebab jam operasional yang ditetapkan dalam SE Dinas Pariwisata Sleman No.443/2592 dan SE Bupati Sleman No. 440/02875 tentang Penyesuaian Kegiatan dalam Pencegahan Penyebaran Covid 19 Selama Libur Cuti Bersama Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

"Destinasi wisata tertib protokol kesehatan, pengunjung wajib pakai masker, pengecekan suhu juga dilakukan, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak. Termasuk juga tidak melanggar jam operasional,"tutupnya. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved