Breaking News:

Langgar Protokol Kesehatan, Satpol PP DIY Terpaksa Tutup Kafe dan Warung Burjo di Sleman

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) DIY melakukan penutupan sementara terhadap sejumlah warung usaha yang tidak taat aturan protokol

Tribunjogja.com | Hasan Sakri
MURAL KAMPANYE PROTOKOL KESEHATAN. Warga beraktifitas di sekitar mural kampanye penerapan protokol kesehatan di kawasan Serangan, Kota Yogyakarta, Selasa (29/9/2020). Penerapan protokol kesehatan secara benar dan disiplin merupakan salah satu cara efektif untuk menghentikan pandemi virus Covid-19 yang telah menjelma menjadi pagebluk yang melemahkan semua sektor. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) DIY melakukan penutupan sementara terhadap sejumlah warung usaha yang tidak taat aturan protokol kesehatan (Prokes), Selasa (5/1/2021).

Warung tersebut yakni satu warmindo atau burjonan dan satu cafe di wilayah Sleman.

"Penutupan sementara ini berdasarkan hasil aduan dan pemantauan di lapangan di mana pengelola tidak mengindahkan jam operasional yang dibolehkan. Selain melanggar jam operasinal, juga ada pelanggaran di mana pengungjung tidak menjaga jarak," kata Kabid Penegak Perda (Gakda) Satpol PP DIY Nur Hidayat.

Baca juga: Tanggapan Apindo DIY Terkait Penolakan Penangguhan UMK 2021 Terhadap 10 Perusahaan

Baca juga: Tak Asal Suntik Vaksin Covid-19, Epidemiolog UGM Jelaskan Tahapan dan Prosedur Penting Ini

Dia menjelaskan, pengelola usaha juga tidak menegur pengunjung ketika tidak menerapkan Prokes di warung itu.

Saat ada pengunjung yang tidak jaga jarak, pengelola tidak mengingatkan.

Mereka juga ditengarai menyebabkan kerumunan dan melebihi batas waktu operional yang dibolehkan, yakni sampai pukul 22.00 WIB.

Dua unit usaha ditutup selama tiga hari sejak menerima surat penghentian operasional.

Salah satunya warung di Seturan Condongcatur, Depok, Sleman dan satu kafe kopi di Ngringin, Condongcatur, juga ikut ditutup karena alasan yang sama.

Baca juga: SINOPSIS Sinetron Ikatan Cinta 5 Januari: Nino Curiga, Ada Hubungan Apa antara Al dengan Roy?

Baca juga: Klasemen Liga Inggris Pekan 17 - Jadwal MU Selanjutnya, Peluang Setan Merah Geser Posisi Liverpool

Kedua warung itu dinilai melanggar Instruksi Gubernur DIY No. 7/2020 dan Peraturan Gubernur DIY No.77/2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di DIY.

"Terkait jam operasional tempat usaha selama Natal dan Tahun Baru diperbolehkan buka sampai maksimal pukul 22.00 WIB. Aturan tersebut oleh pengelola dilanggar," ujar Nur.

"Operasional warung Burjo justru melewati batas itu. Mereka tetap buka hingga pukul 22.51 WIB. Bahkan untuk yang kafe kopi, pemiliknya tidak mengindahkan surat panggilan dari Tim Gugus Tugas PAM Gakkum Satgas Covid-19," sambungnya.

Penanggungjawab Burjo yang bersangkutan yakni, Ega Wahyu mengakui bahwa pihaknya melanggar aturan operasional tempat usaha sampai batas waktu yang ditentukan.

Namun, pihaknya menyebut hak itu disebabkan oleh pengunjung yang belum mau beranjak meskipun waktu telah menunjukkan pukul 22.00. (jsf)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Kurniatul Hidayah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved