Breaking News:

Fase Awal Erupsi Baru Gunung Merapi, Penjelasan BPPTKG soal Titik Lava Pijar dan Gerakan Magma

Saat ini Gunung Merapi mulai memasuki fase awal erupsi baru yang didasarkan pada beberapa tanda-tanda serta indikator pengamatan.

https://cdn-2.tstatic.net/jogja/foto/bank/images/intensitas-kegempaan-gunung-merapi-meningkat-hingga-lima-kali.jpg
Aktivitas Gunung Merapi 

"Muncul api diam lava pijar di dasar Lava1997," imbuhnya Hanik. 

Ia menambahkan, citra satelit mengonfirmasi keberadaan gundukan yang diduga adalah material baru.

Sebagian mengalami longsor bersama material lama ke arah selatan-barat daya. 

"Lava pijar tadi malam ini terus terjadi. Magma sudah mencul di permukaan. Indikator bahwa magma terus menuju ke permukaan," ucap Hanik. 

Titik api diam terpantau di puncak Gunung Merapi
Titik api diam terpantau di puncak Gunung Merapi (Dok BPPTKG)

Ia menerangkan, magma ini sudah terakumulasi di bawah permukaan.

Posisi magma yang muncul berada di ujung rekahan, munculnya material baru di ujung bibir bawah mengakibatkan ketika ia muncul, langsung runtuh.

Kendati demikian, terkait sudah muncul atau belumnya kubah lava baru, Hanik mengatakan diperlukan pengamatan lebih lanjut.

"Secara fisiknya berupa magma baru yang batasnya ada material lamanya. Ini masih harus terus kita perhatikan, kalau berkembang berarti ada kubah lava baru," bebernya. 

Baca juga: BREAKING NEWS : Gunung Merapi Masuki Awal Fase Erupsi Baru, Magma Mulai Muncul di Permukaan

Baca juga: BPPTKG : Aktivitas Terus Meningkat, Penggembungan Tubuh Gunung Merapi Capai 21 Sentimeter per Hari

Hanik menambahkan, aktivitas vulkanik Gunung Merapi sampai saat ini masih tinggi.

Demikian juga dengan deformasi melalui EDM. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved