Berkomitmen Bantu UMKM, Kledo Berikan Akses Gratis ke UMKM
Selain gratis, Kledo juga memiliki beberapa fitur yang bisa memudahkan para pelaku UMKM dalam menjalankan operasi bisnisnya.
Penulis: APS | Editor: MGWR
Di samping itu, fitur yang mudah digunakan bahkan untuk orang awam adalah salah satu keunggulan Kledo.
Kemudahan fitur ini dirasakan oleh Muhammad Toni, pelaku UMKM di bidang retail Sessa Project yang berbasis di Magetan, Jawa Timur.
“Fitur yang ditawarkan Kledo sangat worth it dan mudah dipahami. Semua itu mempermudah pengelolaan keuangan di usaha saya,” ujar Toni.
Pendapat Toni tersebut didukung oleh Eddy Setyawan, pemilik bengkel las Teguh Abadi. Menurutnya, Kledo memiliki tampilan yang sederhana dan mudah dipelajari.
“Fitur favorit saya adalah tag yang dapat mengelompokkan transaksi dengan mudah,” ungkapnya.
Selain Toni dan Eddy, pelaku bisnis Hayyu Shopping Elok Faridah juga merasakan bisnisnya terbantu dengan adanya Kledo.
“Selisih pencatatan transaksi akibat kesalahan manusia dapat dihindari karena Kledo mencatat semua transaksi secara akurat,” kata Elok.
Sebagai informasi, menurut Data Kementerian Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) tahun 2018, UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
Dalam dua krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia yaitu pada tahun 1998 dan 2008, sektor UMKM terbukti cepat bangkit dari krisis dan kembali memutar perekonomian.
Di tengah pandemi Covid-19 yang menimbulkan kelesuan ekonomi, software akuntansi Kledo berkomitmen untuk membantu para pelaku UMKM yang bisnisnya terdampak.
Hal ini bisa menjadi momentum tepat bagi para pelaku UMKM untuk membenahi sistem kerja keuangan perusahaan yang menjadi tulang punggung dari kegiatan bisnis mereka.
Tercatat sejak Maret 2020, lebih dari 5.000 UMKM telah bergabung dengan Kledo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-software-akuntansi-kledo.jpg)