Update Corona DI Yogyakarta

Total Tembus 2.971 Kasus, Pasien Covid-19 di Bantul Terus melonjak, Ini Penyebabnya 

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Bumi Projotamansari terus mengalami peningkatan signifikan.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Ahmad Syarifudin
Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul dr Sri Wahyu Joko Santoso 

Angka Kematian Tinggi

Selain perkembangan kasus yang semakin meluas, Jumlah kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bantul terbilang tinggi.

Hingga saat ini, sudah ada 83 yang meninggal dunia.

Oki mengamini jumlah pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Bantul memang jumlahnya cukup tinggi.

Ia mengaku belum menghitung fatality rate terbaru.

Namun demikian, dari perhitungan beberapa waktu lalu, menurutnya tingkat fatalitas di Bantul berada dikisaran angka 3 lebih. 

"Kita masih dibawah nasional. Nasional itu kan angka (fatality rate-nya) belasan," ucap Oki sembari mengungkapkan, bahwa kasus kematian akibat covid-19 di Bantul didominasi pasien Lansia dan memiliki Komorbid diabetes melitus. 

Sekda Bantul sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19 Bantul, Helmi Jamharis sebelumnya selalu mengingatkan kepada masyarakat agar jangan lengah dan senantiasa meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Sebab, virus SARS-CoV-2 penyebab covid bisa menyerang siapa saja dan usia berapapun. Ia meminta masyarakat saat bepergian keluar rumah mengikuti anjuran Pemerintah.

"Wajib memakai masker, saling menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir," kata Helmi. Menurut dia, taat pada protokol kesehatan itu adalah kunci pengendalian virus corona. (Rif)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved