Uji Tanding ke Jakarta, Bima Perkasa Nikmati Perjalanan Menggunakan Kereta Api
Pelatih Bima Perkasa, David Singleton mengatakan uji tanding memang dibutuhkan anak asuhnya di pra musim seperti ini
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Tim basket Bank BPD DIY Bima Perkasa tiba di Jakarta pada Selasa (29/12/2020) guna melakoni uji tanding jelang bergulirnya kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2021 mendatang.
Moda transportasi kereta api jadi pilihan Bima Perkasa untuk ke Jakarta guna menguji kemampuan kontra Pelita Jaya dan Amartha Hang Tuah di Jakarta Senin (28/12/2020) sampai Kamis (31/12/2020) mendatang.
Sekadar informasi, ini merupakan uji tanding kedua yang dilakoni Bima Perkasa setelah sebelumnya menjajal kekuatan Satya Wacana Salatiga di Yogyakarta yang berakhir untuk kemenangan skuat besutan David Singleton.
Pelatih Bima Perkasa, David Singleton mengatakan uji tanding memang dibutuhkan anak asuhnya di pra musim seperti ini untuk mengukur sejauh mana perkembangan selama latihan intensif digelar.
Baca juga: IBL 2021 : Bank BPD DIY Bima Perkasa Tergabung di Grup Merah
Baca juga: Kembali Tampil di IBL 2021, Ini Alasan Isman Thoyib Terima Pinangan Bank BPD DIY Bima Perkasa
Menurut David, uji tanding ini juga merupakan cara paling efektif untuk mengasah skill bermain.
"Uji coba itu juga untuk belajar sekaligus mengukur sampai di mana kami," ujar David.
Di samping itu, David menilai calon lawan di uji tanding kali ini yakni Pelita dan Hang Tuah adalah tim yang solid dan punya pemain bagus.
David akan mencoba banyak taktik menghadapi Pelita Jaya dan Hangtuah.
Ia juga mau melihat bagaimana kekompakan para pemain setelah dua bulan latihan di bawah arahannya.
"Jadi pertandingan lawan mereka sangat baik untuk mengukur kemampuan kami sebelum terjun ke liga. Uji coba untuk semua tim sangat penting," lanjut David.
Sementara itu, Manajer Bima Perkasa, Dyah Ayu Pratiwi, mengatakan alasan dipilihnya kereta api lantaran dinilai masih menjadi moda teraman melakukan perjalanan karena menerapkan protokol kesehatan ketat.
"Di masa pandemi, KAI memberikan keamanan dan kenyamanan bagi tim untuk bepergian, makanya naik kereta api," ujar Dyah Ayu Pratiwi.
Keyakinan manajemen dan pemain diperkuat analisis Pandu Riono, Epidemiolog Universitas Indonesia (UI) yang mengatakan bahwa meski ada kerumunan orang kereta api menerapkan protokol kesehatan ketat sehingga hingga saat ini belum ada laporan tentang klaster.
"Banyak kajian akademis sehingga kami makin yakin dengan KAI. Protokol kesehatan di tiap stasiun memberi rasa aman," sambung pendiri sekaligus presiden klub dr Edy Wibowo.
Adapun sebelum bertolak ke Jakarta, Senin (28/12/2020) kemarin, Indra Muhammad dan kolega mendapat kejutan dari Rustono, SM Angkutan Penumpang DAOP 6 Yogyakarta dan Ade Iskandar selaku Kepala Stasiun Besar Yogyakarta.
Baca juga: Bank BPD DIY Bima Perkasa Gaet Legenda Basket Indonesia Isman Thoyib
Baca juga: IBL 2021 Tanpa Pemain Asing dan Lokal Naturalisasi, Ini Tanggapan Bank BPD DIY Bima Perkasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/skuat-bank-bpd-diy-bima-perkasa_2812.jpg)