Titipku Bersama Kemensos dan Dinsos Gelar Expo Virtual ProKUS 

Titipku bersama dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial menggelar Expo Virtual ProKUS pada Rabu (23/12/2020).

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Suasana Expo Virtual ProKUS 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Titipku bersama dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial menggelar Expo Virtual ProKUS pada Rabu (23/12/2020).

Acara yang diselenggarakan di Joglo Pemerintah Kabupaten Bantul memiliki agenda utama yakni pameran usaha mikro yang sudah didampingi dalam Program Kewirausahaan Sosial selama dua setengah bulan terakhir.

Dalam pameran virtual ini, ada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah terpilih yang akan menunjukkan bagaimana hasil pendampingan program terhadap usaha mereka.

Mereka menampilkan apa yang sudah mereka kembangkan dari bantuan usaha Rp 3,5 juta rupiah dari pemerintah.

Baca juga: Pengunjung Luar Daerah yang Masuk ke Magelang Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test

Baca juga: Sebanyak 148 Personel Polres Magelang Kota Diterjunkan Amankan Natal dan Tahun Baru

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bantul, Didik Warsito yang hadir dalam kegiatan hari itu mengatakan bahwa dengan adanya ProKUS ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Graduasi Mandiri bisa menjadi influencer.

Ia berharap para peserta ini dapat menularkan ilmunya kepada penerima bantuan lainnya untuk bisa graduasi mandiri juga.

"Di Bantul itu ada yang jadi icon nasional, Bu Sainah yang memiliki usaha bakso tusuk. Gaji kepala dinas itu hanya seperlima dari omzetnya. Nah ini, diharapkan ibu-ibu yang hadir ini juga bisa menjangkiti pemilik usaha yang lain. Menjadi sejahtera manakala kita menjadi graduasi mandiri," tandasnya.

Adapun 10 KPM Graduasi mandiri yang mengikuti acara ini berasal dari 8 kecamatan di Kabupaten Bantul. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari snack, telur, kerajinan, produk daur ulang sampah, hingga batako.

Sementara itu, Henri CEO Titipku mengatakan bahwa semua produk dari peserta KPM yang sudah mengikuti ProKUS Bantul DIY 2020, dapat dibeli melalui aplikasi Titipku.

"Nanti bapak ibu bisa download aplikasinya dan langsung bisa dibeli. Sudah kami buatkan banner khusus. Di dalamnya ada 106 KPM," ujarnya.

Ia berharap dengan expo virtual ini, para peserta yang sudah diundang lewat komunitas, masyarakat, dan sosial media, dapat melihat produk unggulan yang ada di Bantul.

Adapun Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS) merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas usaha mikro yang ada di Kabupaten Bantul.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP DIY Sita 23 Miras di Umbulharjo Yogyakarta

Baca juga: Cegah Klaster Covid-19, Gereja di Gunungkidul Pilih Batasi Jumlah Umat Ibadat Natal

Selain adanya pendampingan, para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) juga menerima bantuan usaha senilai Rp3,5 juta rupiah.

Expo Virtual ProKUS adalah lanjutan dari acara Workshop ProKUS yang sebelumnya digelar juga di Joglo Pemkab Bantul pada 13 November 2020.

Dalam acara workshop tersebut, para KPM mendapat arahan tentang bagaimana mereka memanfaatkan dana bantuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha.

Sementara itu Direktur Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga, dan Kelembagaan Masyarakat, Kementerian Sosial, Serimika BR Karo yang hadir secara virtual mengatakan bahwa berharap terobosan-terobosan yang dilakukan lewat ProKUS ini bisa berdampak baik, sehingga tahun depan akan memperbanyak lagi sasaran-sasaran KPM.

Serimika juga mengharapkan para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) bisa terus mendampingi para KPM Graduasi Mandiri setelah program ini, sehingga mereka bisa terus maju.

"Kami berharap bantuan dana senilai Rp 3,5 juta ini bisa digunakan dan harapan kami, bisa meringankan beban," tutupnya. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved