Breaking News:

Semakin Mendunia, Amikom Yogyakarta Jalin MoU dengan Silicon Valley

Universitas Amikom Yogyakarta telah memulai langkah kerja sama global di bidang budaya lewat produk film animasi bersama Hollywood.

TRIBUNJOGJA/ Maruti Asmaul Husna
Foto bersama acara Master Class dan Penandatanganan MoU antara Universitas Amikom Yogyakarta dan Silicon Valley, Senin (21/12/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Amikom Yogyakarta telah memulai langkah kerja sama global di bidang budaya lewat produk film animasi bersama Hollywood.

Kali ini, Universitas Amikom Yogyakarta melebarkan sayap yang sama di bidang ICT dengan menjalin kerja sama dengan Silicon Valley

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof M Suyanto mengatakan di bidang ICT, pihaknya ingin bekerja sama dengan Silicon Valley yang dikenal tak ada tandingannya di dunia.

"Kami akan bekerja sama di 3 poros, yakni New York, Hollywood, dan Silicon Valley. Karena kami universitas generasi keempat. Salah satu risetnya open innovation, kami harus bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di tiga lokasi paling hebat di dunia," ujar Suyanto kepada wartawan, Senin (21/12/2020). 

Baca juga: Hindari Penumpukan Sampah, Wali Kota Yogyakarta Minta Masyarakat Disiplin Terapkan 3R

Baca juga: Pemda DIY Tetap Fokus Kesehatan dan Ekonomi Untuk RKPD 2022

Hari ini (21/12/2020) juga dilakukan penandatanganan MoU antara Universitas Amikom Yogyakarta dengan Silicon Valley.

Suyanto menjelaskan, beberapa projek ICT yang dikembangkan Universitas Amikom Yogyakarta selama ini contohnya sepuluh bandara, inflasi daerah Bank Indonesia, turisme, dan e-pangan. 

Suyanto berharap, kelak kerja sama dari Amikom bisa dikembangkan untuk DIY dan dari DIY untuk Indonesia.

"Kalau film animasi kami sudah mencoba bagaimana film kami bisa mendunia, kami juga ingin bidang ICT-nya mendunia setalah berkolaborasi dengan Silicon Valley. Bahkan kalau bisa outsource-nya nanti di sini. Bahkan kalau mungkin, perusahaan di Silicon Valley kan sangat mahal, kenapa tidak di Yogya tapi dengan kualitas sama dengan Silicon Valley. Sehingga produk-produk kita bisa mendunia," tuturnya. 

Menurutnya, rencananya President at Silicon Valley Innovation Center Andrey Kunov PhD yang hari itu hadir akan membawa 20 lebih investor dari Silicon Valley untuk ke DIY dan melihat peluang kerja sama.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta : Tambahan 186 Kasus Baru, Terbanyak dari Kota Yogyakarta

Baca juga: Pemkab Sleman Luncurkan Buku Evaluasi KBM Selama Pandemi COVID-19

Halaman
12
Penulis: Maruti Asmaul Husna
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved