Breaking News:

TPST Piyungan Penuh

Hindari Penumpukan Sampah, Wali Kota Yogyakarta Minta Masyarakat Disiplin Terapkan 3R

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengimbau warga masyarakat supaya lebih bijak dalam menyikapi penutupan TPST Piyungan, Kabupaten Bantul

TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengimbau warga masyarakat supaya lebih bijak dalam menyikapi penutupan TPST Piyungan, Kabupaten Bantul, sejak Jumat (18/12/2020) lalu.

Cara itu dilakukan dengan menerapkan prinsip reuse, reduce, recycle (3R).

Ia menyadari, dampak yang ditimbulkan dari penutupan oleh warga setempat itu memang begitu terasa bagi masyarakat di Kota Yogyakarta.

Bagaimana tidak, tumpukan sampah sejauh ini mulai terjadi di beberapa titik, baik di depo, maupun lingkungan perumahan.

Baca juga: Pemda DIY Tetap Fokus Kesehatan dan Ekonomi Untuk RKPD 2022

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta : Tambahan 186 Kasus Baru, Terbanyak dari Kota Yogyakarta

"Makanya, kami mengimbau, supaya sampah di rumah tangga itu dapat dikelola dulu sementara, sambil menunggu komunikasi antara pihak provinsi dengan pengelola TPST dan masyarakat di sana. Mudah-mudahan, polemik ini segera berakhir," katanya, Senin (21/12/2020).

Haryadi pun mengaku tidak bisa berbuat banyak mengenai polemik penutupan tersebut.

Pasalnya, pengelolaan TPST sepenuhnya merupakan kewenangan Pemda DIY.

Sehingga, yang bisa dilakukannya saat ini adalah menekankankan kepada warga agar lebih memahami situasi.

"Ya gimana, arep piye, karena kondisinya sekarang memang seperti itu. Kita minta agar sampah bisa dikelola dulu di level rumah tangga, RT, atau RW," ujarnya.

Baca juga: Pemkab Sleman Luncurkan Buku Evaluasi KBM Selama Pandemi COVID-19

Baca juga: Rugikan Negara Rp 3 Miliar, 7 Eks Anggota DPRD Gunungkidul Digiring ke Lapas Wirogunan

"Warga harus bisa memahami lah, supaya memilah sampah. Karena keterbatasan lahan, Kota Yogyakarta ini tidak mungkin memiliki tempat pembuangan akhir," imbuh orang nomor satu di kota pelajar itu.

Tapi, Haryadi meyakini, masyarakat bisa bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah untuk ikut serta menangani persoalan sampah.

Hal itu, dapat dibuktikan dengan angka pembuangan sampah ke TPST Piyungan, yang disebutnya berangsur-angsur makin menurun.

"Saya rasa di wilayah Kota Yogyakarta dari waktu ke waktu terus menurun. Itu menunjukkan, sudah ada upaya 3R di masyarakat. Secara volume menurun. Bijaklah dalam mengelola sampah," ucapnya. (aka)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved