Breaking News:

Satpol PP Klaten Jaring 8.351 Pelanggar Protokol Kesehatan Sejak Juni hingga Desember 2020

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menegakan protokol kesehatan COVID-19 di daerah itu melalui razia rutin

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten terus menegakan protokol kesehatan COVID-19 di daerah itu melalui razia rutin yang dilakukan secara berkala.

Razia menyasar warga-warga yang melanggar protokol kesehatan COVID-19 saat berada di tempat-tempat umum.

Hingga data pertengahan Desember ini, sedikitnya 8.351 warga Klaten yang tidak memakai masker di ruang-ruang publik dijaring oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten.

Baca juga: Layanan Rapid Test Antigen Tersedia di Bandara YIA Kulon Progo

Baca juga: Badan Riset dan Inovasi Nasional Luncurkan Mobile Laboratorium Covid-19 Versi Bus di UGM

"Ribuan pelanggar protokol kesehatan itu diamankan diberbagai kecamatan yang ada di Klaten," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman pada Tribun Jogja, Jumat (18/12/2020).

Ia menyebut, data 8.351 itu merupakan data kumulatif yang terhitung sebelum dan sejak adanya Peraturan Bupati (Perbup) nomor 40 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di Kabupaten Klaten.

"Jumlah 8.351 pelanggar ini merupakan data kumulatif sejak meneggakan prokes mulai Juni hingga pertengahan Desember ini," katanya.

Rabiman merinci, dari data 8.351 pelanggar protokol kesehatan itu, sekitar 4.627 tanda pengenal pelanggar ditahan oleh pihaknya selama sepuluh hari.

Baca juga: 3.900 Warga Akan Menerima BST dari BTT APBD 2020 Gunungkidul

Baca juga: Salvador SMA Bokpri 1 Yogyakarta Sabet Pemenang Kategori Ekskul Pucuk Cool Jam 2020

Adapun 3.220 pelanggar lainnya memilih untuk menjalani saksi sosial berupa membersihkan sarana dan prasarana umum yang ada di daerah itu.

"Lalu, 504 pelanggar lainnya masih berstatus pelajar," imbuhnya.

Rabiman mengimbau, agar warga Klaten untuk tetap menerapkan protokol kesehatan jika melakukan aktivitas di luar-luar rumah. 

Hal itu karena pandemi COVID-19 di daerah itu masih menunjukan grafik yang belum melandai. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved