Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Partisipasi Masyarakat di Pilkada Sleman 2020 Capai 75,82 Persen, Meningkat Dibanding Pilkada 2015

Partisipasi Masyarakat di Pilkada Sleman 2020 Capai 75,82 Persen, Meningkat Dibanding Pilkada 2015

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Petugas KPPS di TPS 27 Jaban, Tridadi, Sleman melakukan rekapitulasi suara, Rabu (09/12/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menyebut partisipasi pemilih pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020 cukup tinggi.

Bahkan partispasi pemilih tahun ini meningkat jika dibandingkan pada Pilkada 2015 lalu.

Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi mengatakan pada tahun 2015 partisipasi pemilih hanya mencapai 72 persen. Namun pada 2020 meningkat menjadi 75, 82 persen. 

"Banyak yang pesimis pencapaian tidak akan seperti 2015. Ini upaya yang panjang, dan banyak instansi juga berperan, sehingga perolehan lebih besar,"katanya saat ditemui di kantor KPU Kabupaten Sleman, Selasa (15/12/2020).

Ia menyebut pihaknya sudah masif melakukan sosialisasi pada masyarakat.

Di tengah pandemi COVID-19, pihaknya mengoptimalkan pemanfaatan sosial media sebagai sarana sosialisasi.

Tak hanya itu, KPU Sleman juga menggandeng berbagai instansi, mulai dari instansi pemerintah, Lembaga Swada Masyarakat (LSM), ormas, komunitas, dan lain-lain. 

Baca juga: Pasangan Kustini-Danang Maharsa Menangi Pilkada Sleman 2020

Baca juga: Meski Pandemi, Tingkat Partisipasi Pilkada 2020 Kota Magelang Mencapai 77,85 Persen

"Sehingga dalam melakukan sosialisasi kami tidak sendiri, tetapi juga bersama dengan komponen masyarakat,"sambungnya.

Dari 17 kapanewon di Kabupaten Sleman ada satu kapanewon dengan partisipasi paling rendah, yaitu Kapanewon Depok.

Namun demikian, ada 9 kapanewon lain dengan partisipasi di atas 80 persen, seperti Minggir, Moyudan, Turi, Prambanan, Tempel, dan lain-lain.

Trapsi mengapresiasi masyarakat yang antusias dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2020.

Selain antusiasme masyarakat, ia juga mengapresiasi protokol kesehatan yang tetap dijalankan selama proses pemungutan dan penghitungan suara. 

"Masyarakat antusias datang ke TPS, dan yang paling penting masyarakat juga tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami berterimakasih pada masyarakat yang mau berpartisipasi,"tambahnya. (Tribunjogja/Christi Mahatma Wardhani)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved