Internasional

Kasus Covid-19 Melonjak, Mulai Besok Kota London akan Dilockdown

Untuk mencegah penularan yang lebih luas, London akan menerapkan pembatasan terketat dalam sistem lockdown regional pada Rabu (16/12/2020).

Tayang:
Editor: Hari Susmayanti
ABC Indonesia
Ilustrasi keramaian di Londong, Inggris. 

TRIBUNJOGJA.COM, LONDON - Kasus covid-19 di Inggris terus mengalami lonjakan signifikan.

Untuk mencegah penularan yang lebih luas, London akan menerapkan pembatasan terketat dalam sistem lockdown regional pada Rabu (16/12/2020).

Pub dan restoran harus ditutup kecuali menyediakan layanan takeaway saat London memasuki aturan pembatasan Tier 3, atau tingkatan Peringatan Sangat Tinggi.

Namun pertokoan, sekolah, dan pusat kebugaran akan tetap dibuka.

Beberapa wilayah di Essex dan Hertfordshire juga akan masuk ke tahap yang sama, saat lockdown nasional yang terjadi selama beberapa bulan baru saja berakhir dua pekan lalu.

Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengatakan bahwa Pemerintah Inggris perlu bertindak segera untuk melandaikan kurva lebih awal dari tanggal peninjauan setiap dua pekan, yakni 16 Desember.

"Saya tahu ini adalah berita yang sulit untuk diterima dan saya tahu ini berarti rencana yang ada akan terganggu, dan untuk bisnis yang terpengaruh, ini akan berdampak signifikan," ucapnya di hadapan Parlemen Inggris.

"Namun tindakan ini sangat penting, bukan hanya untuk menjaga keselamatan warga, namun karena kita sudah menyaksikan jika tindakan cepat tanggap dapat menghambat kerusakan lebih parah dan masalah berkepanjangan nantinya," imbuh Hancock.

Walau beberapa daerah dengan populasi terbesar di Inggris sudah masuk ke dalam tahap pembatasan ketat, warga dari tiga rumah berbeda masih dapat berkumpul dalam tempat tertutup, di tengah pelonggaran aturan di tengah liburan Natal sekitar tanggal 23 Desember dan 27 Desember.

London merupakan salah satu kota di Inggris yang terkontaminasi virus corona lebih dulu di periode Maret hingga Mei.

Baca juga: UPDATE Corona : Bantul Siapkan 27 Puskesmas dan 2 Rumah Sakit Untuk Vaksinasi Corona

Baca juga: Tragis, 11 Lansia di Rusia Tewas Terjebak di Dalam Panti Jompo yang Terbakar

Namun ketika gelombang kedua terjadi, penularannya lebih banyak terjadi di pusat dan utara Inggris.

Menurut data yang dikeluarkan pekan lalu, angka kasus per 100.000 warga London adalah 191,8.

Rasio tersebut lebih tinggi dari angka di daerah yang menerapkan aturan lebih ketat, seperti West Midlands.

Varian baru Covid-19 dideteksi di Inggris

Hancock juga mengumumkan jika pihaknya menemukan varian baru virus corona beberapa hari lalu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved