Breaking News:

Bawaslu DIY : Sebanyak 38 Panwaslu Reaktif, masih Menunggu Hasil Swab

Terdapat sekitar 38 anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu) yang reaktif dan kini masih menunggu hasil swab dari rumah sakit.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Miftahul Huda
Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono siapkan pengawasan pilkada meski SDM terbatas, Selasa (8/12/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Para anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kabupaten Sleman, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) banyak yang dinyatakan reaktif setelah melakukan rapid test beberapa waktu lalu.

Terdapat sekitar 38 anggota panitia pengawas pemilu (panwaslu) yang reaktif dan kini masih menunggu hasil swab dari rumah sakit.

Seluruhnya merupakan pengawas pemilu di Kabupaten Sleman. Dari kondisi tersebut, pihak Bawaslu setempat terpaksa harus mengganti anggotanya tersebut.

Baca juga: H-1 Pemungutan Suara Pilkada, KPU Gunungkidul Musnahkan 3.562 Surat Suara Rusak

Baca juga: KPU Sleman Optimis Penuhi Target Partisipasi Pemilih Pilkada 80 Persen

Ketua Bawaslu DIY Bagus Sarwono mengatakan, secara prinsip pihaknya siap melakukan pengawasan saat pilkada serentak 2020 kali ini.

Namun demikian pihaknya menyadari terdapat persoalan dalam Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh Bawaslu lantaran hasil swab untuk 3 anggotanya belum keluar sampai saat ini.

"Secara prinsip kami sudah siap melakukan pengawasan. Meski internal kami belum keluar hasil swabnya ada sekian pengawas," katanya, seusai rapat konsolidasi dengan penegak hukum di Kepatihan, Selasa (8/12/2020).

Ia menambahkan, sebelumnya terdapat 38 anggota panwaslu yang dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid test.

Mereka pun telah menjalani uji swab di rumah sakit. Namun sampai hari ini hasil swab dari rumah sakit belum keluar.

Dari jumlah tersebut seluruhnya berada di Kabupaten Sleman. Sementara untuk di kabupaten lain, Bagus memastikan masih aman.

"38 itu di Sleman, yang Gunungkidul aman. Sleman itu idealnya keluar sebelum tanggal 3 kemarin. Namun karena rumah sakit kuwalahan, akhirnya belum keluar sampai sekarang. Maka terpaksa kami ganti," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved