Breaking News:

Sleman

Satu TPS Kalitengah Lor Direlokasi ke Pengungsian

KPU Sleman memutuskan untuk memindahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Padukuhan Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan ke Balai Desa Glagaharjo.

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman memutuskan untuk memindahkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Padukuhan Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan ke Balai Desa Glagaharjo.

Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi mengatakan TPS di Padukuhan Kalitengah Lor akan disesuaikan dengan posisi pengungsi.

Sejak status Gunung Merapi meningkat dari Wasapada (level 2 ) menjadi Siaga (level 3), radius jarak aman juga diperluas dari 3 km menjadi 5 km.

Baca juga: Distribusi Logistik, KPU Sleman Prioritaskan Kapanewon dengan Banyak TPS

Hal itu pula berdampak pada tiga padukuhan yang harus mengungsi. 

"Ada tiga padukuhan, tetapi yang ada penghuninya hanya satu padukuhan saja yaitu Kalitengah Lor. Ada satu TPS, sekitar 400an pemilih. TPS akan disesuikan dengan pengungsi hari ini, direlokasi di pengungsian," katanya, Minggu (06/12/2020).

Tujuan relokasi TPS adalah agar warga yang dipengungsian tidak perlu kembali ke Kalitengah Lor untuk memilih.

Apalagi warga yang berada di pengungsian adalah kelompok rentan yang didominasi lansia. 

"Sehingga tidak bolak balik, pemilih yang dari atas (Kalitengah Lor) turun ke bawah (Balai Desa Glagaharjo)," lanjutnya.

Baca juga: Bupati Sleman Sebut Siap Gelar Pilkada 2020

Sebelumnya, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman

Menurut dia, Pilkada Sleman yang digelar 9 Desember mendatang sangat spesial, sebab berada di tengah pandemi COVID-19 dan peningkatan status Gunung Merapi menjadi Siaga (level 3).

Menurut dia, perlu persiapan yang benar-benar matang agar Pilkada Sleman 2020 dapat terselenggara dengan baik. 

"Kami sebagai penyelenggara harus bisa menyelenggarakan sebaik-baiknya. Karena Sleman spesial, ada COVID-19 dan siaga Merapi. Sehingga harus benar-benar diperhatikan. Tentu saja harus diselenggarakan di tempat yang aman," katanya. (Tribunjogja.com)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved