Breaking News:

ADVERTORIAL

Insentif dan Upah Layak dari AMAN untuk Guru dan Tenaga Honorer di Kota Magelang

Nasib guru dan tenaga honorer akan diperhatikan Muchammad Nur Aziz dan M Mansyur dengan kepemimpinannya lima tahun mendatang.

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 Nomor urut 1, dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH dan KH Drs M. Mansyur, M.Ag atau AMAN 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pendidikan yang baik dan berkualitas, tentunya juga didorong dengan guru dan tenaga pendidik yang sejahtera.

Namun, sampai saat ini masih ditemui guru dan tenaga honorer yang kurang sejahtera dengan upah yang minim. 

Padahal, para tenaga pendidik ini, mereka berjasa besar untuk mendidik generasi mendatang.

Calon Wali Kota Magelang Tahun 2020 Nomor Urut 1, dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., mengatakan, nasib dan kesejahteraan mereka akan diperhatikan dengan kepemimpinannya lima tahun mendatang.

Baca juga: Komitmen Aziz-Mansyur AMAN Wujudkan Pemerintahan Kota Magelang yang Bebas Korupsi

"Sekarang seperti tenaga honorer, sering tidak manusiawi (upah mereka). Padahal mereka berjasa besar dalam mendidik anak-anak kita. Para guru dan tenaga honorer ini akan kita perhatikan," katanya.

Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020 nomor urut 1, dr. H. Muchammad Nur Aziz, Sp.PD., KGH dan KH Drs M. Mansyur, M.Ag atau AMAN jika terpilih lima tahun ke depan, akan lebih memperhatikan lagi honorer yang ada di Kota Magelang.

Mereka akan diberikan insentif pendapatan, sehingga sesuai dengan upah minimum kota (UMK).

Syukur-syukur dapat melebihi.

Menurutnya, aspirasi dari guru dan tenaga honorer ini mesti diperjuangkan, agar mereka memiliki hidup yang layak.

Baca juga: Aziz-Mansyur Ingin APBD Kota Magelang yang Berpihak Sepenuhnya untuk Rakyat

"Kita akan berikan insentif pendapatan, sehingga sesuai. Step by step, guru mendekati UMR, atau melebihi. UMR harus bisa tercapai," tuturnya.

Anggaran Kota Magelang yang cukup besar dengan nilai hampir Rp 1,3 Triliun, maka intensif untuk guru dan tenaga honorer dapat dengan mudah tercapai.

Semua tergantung dengan komitmen dari pemimpin daerah sebagai pengayom yang harus memastikan kesejahteraan rakyatnya.

"Mudah-mudahan Kota Magelang masih bisa, karena anggaran Kota Magelang cukup tinggi. Sekarang ini sebesar Rp 1 Triliun, APBD Rp 780M dan PAD 220M. Kemarin itu Rp 1,1 T dan PAD Rp 265 M. Hampir Rp 1,3 T dan itu cukup mampu," katanya.

"Kami ingin anggaran yang akan memihak kepada rakyat. APBD kita (Kota Magelang) yang lebih dari Rp 1,1 Triliun dan sedari awal konsep besar kami adalah agar anggaran ni dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat Kota Magelang," tambah Aziz. (Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved