Breaking News:

BKKBN Canangkan Desa Bugel Kulon Progo sebagai Pilot Project Kampung Keluarga Berkualitas 

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI mencanangkan Desa Bugel sebagai pilot project

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Sri Cahyani Putri
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo saat memberikan sambutan dalam pencanangan Center of Excellence Kampung Keluarga Berkualitas di Aula Adikarto, Kompleks Pemkab Kulon Progo Senin (30/11/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI mencanangkan Desa Bugel sebagai pilot project Kampung Keluarga Berkualitas.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan dengan pencanangan tersebut pihaknya ingin di antara kampung-kampung KB di Indonesia ada yang memiliki keunggulan. 

Sebab dirinya melihat semua kampung KB belum ada yang berkualitas sehingga perlu ada model percontohan yang bagus dengan memberdayakan masyarakat setempat. 

Baca juga: Debat Publik Putaran Kedua Pilbup Klaten 2020 Akan Digelar Lusa

Baca juga: Pabersi DIY Gelar Konsolidasi Persiapan Pengukuhan dan Pelantikan Pengda

"Kita cari selain masalah kebersihan lingkungan terhadap produk yang bisa dikembangkan ada kerajinan sabut kelapa dan makanan telur asin yang kemudian kita dorong dan dikembangkan di wilayah Bugel ini," katanya usai pencanangan di Aula Adikarto, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Senin (30/11/2020). 

Dikatakan Hasto, Desa Bugel sebagai pilot project tersebut karena wilayahnya yang berdekatan dengan kawasan Yogyakarta Internasional Airport (YIA) sehingga dapat berkembang pesat. 

Hal tersebut sesuai dengan visi BKKBN dimana keluarga berkualitas juga diberikan anggaran untuk mengurus Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Berencana (UPPKS) sehingga dapat meningkatkan ekonomi. 

"Kita juga mengurai problem yang ada di lingkungan sesuai dengan tema kesehatan lingkungan. Dari tema itu kita ingin menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi. Setelah itu baru menyentuh budayanya. Sehingga Desa Bugel memiliki budaya tidak membuang sampah sembarangan," ujarnya. 

Baca juga: Prajurit Jogja Dipowinatan Sabet Juara I Festival Bregada Rakyat DIY

Baca juga: 100 Persen Target Peserta Tercapai, BBPPKS Yogya Latih 4.371 Pendamping PKH

Bupati Kulon Progo, Sutedjo mengatakan Desa Bugel sebagai pilot project pencanangan center of excellence kampung keluarga berkualitas diharapkan dapat menciptakan suatu lingkungan yang aman, tentram dan produktif dari segi ekonomi sehingga dapat menciptakan keluarga yang berkualitas. 

"Sehingga tadi juga disampaikan bagaimana mengelola sampah. Karena sampah merupakan bagian dari menciptakan lingkungan yang nyaman. Sebab kehidupan yang nyaman bagian dari yang ditargetkan untuk bisa dicapai," ucapnya. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved