Komunitas di Bantul Bantu Bedah Rumah Mbah Ponirah di Pajangan yang Rusak Berat

Yadi,  anak yatim piatu, warga Kabrokan Wetan, Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul tersenyum bahagia.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Ahmad Syarifudin
Komunitas mari berbagi dan Berkah Bantul sedang byang bergotong royong memperbaiki rumah Mbah ponirah dan yadi di Sendangsari, Pajangan, Bantul 

TRIBUNJOGJA. COM, BANTUL - Yadi,  anak yatim piatu, warga Kabrokan Wetan, Desa Sendangsari, Pajangan, Bantul tersenyum bahagia.

Rumah yang Ia tinggali bersama dengan Ponirah, simbah putrinya, mendapat bantuan bedah rumah.

Uluran bantuan sebagai wujud kepedulian itu, datang dari komunitas Mari Berbagi dan Berkah Bantul.

Para relawan kemanusiaan itu bahu-membahu, gotong-royong memperbaiki rumah Yadi yang awalnya kurang layak, menjadi lebih layak. 

Ketua komunitas Berkah Bantul, Murty Indradi mengungkapkan, Yadi sejak lahir dirawat dan tinggal berdua bersama simbah putrinya.

Mereka hidup dengan kondisi ekonomi yang tidak bisa dikatakan mampu. Bahkan cenderung sulit.

Apalagi, usia simbah putri sudah tua dan tidak lagi berpenghasilan. Sebab, sudah tidak sanggup lagi bekerja.

Baca juga: Pemanfaatan Serat Aren dan Cangkang Kerang Darah Sebagai Bahan Papan Interior Mobil

Baca juga: Mengenal Diabetes Ganda : Diabetes Tipe 1 dengan Resistensi Insulin

Baca juga: Alasan Utama Kenapa Penderita Diabetes Harus Selalu Memeriksa Bagian Kaki

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, menurutnya, mereka mengandalkan bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH).

Kadang juga, mendapat uluran bantuan dari para dermawan.

Kontan, hidup yang serba pas-pasan itu, membuat Mbah Ponirah tak sanggup untuk memperbaiki rumah

Padahal rumah dengan dinding batu alam yang ditempati puluhan tahun itu sudah rusak.

Bagian atap bocor dan dapur terlihat seperti akan roboh.

"Simbah putri ini sudah lama sekali memiliki keinginan untuk memperbaiki dapur dan rumah. Karena sering dimasuki ular. Tapi apa daya, dengan tidak ada penghasilan, tidak bisa apa-apa," ujar Indra, Minggu (22/11/2020).

Mengetahui kenyataan itu, komunitas mari berbagi dan berkah bantul saling bantu untuk mewujudkan asa dan keinginan dari mbah putri untuk memperbaiki rumah yang ia tinggali bersama cucunya, Yadi.

Bantuan diberikan dalam bentuk perbaikan bangunan dapur, plester seluruh dinding rumah, pengecatan, membuat teras, perbaikan ruang tamu dan lantai dikeramik.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved