Makin Banyak Anak Muda di China Terkena Diabetes, Ini Penyebabnya
China memiliki jumlah penderita diabetes terbesar di seluruh dunia. Jumlah totalnya lebih dari 116 juta orang dengan rentang usia 20 hingga 79 tahun
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - China memiliki jumlah penderita diabetes terbesar di seluruh dunia. Jumlah totalnya lebih dari 116 juta orang dengan rentang usia 20 hingga 79 tahun.
Hal itu diungkapkan Tong Xiaolin, seorang ahli endokrinologi di Rumah Sakit Guang'anmen di bawah Akademi Ilmu Kedokteran China, mengutip statistik dari Federasi Diabetes Internasional.
Dokter mengatakan bahwa kini lebih banyak orang muda didiagnosis diabetes daripada sebelumnya. Pemicu utamanya karena pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik.
Baca juga: 5 Kesalahan Sepele yang Tanpa Sadar Bisa Meningkatkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes
Salah satunya adalah Liu (nama samaran). Gadis berusia 18 tahun ini sudah mengidap diabetes. Ketika di usis Sekolah Menegangah Atas, Liu memiliki tinggi badan 165 cm dengan berat 83 kilogram. Gadis ini selalu merasa haus, dan kemudian didiagnosa menderita diabetes.
Liu harus memakai pompa insulin di pinggangnya untuk lebih mengontrol kadar gula darah.
Tidak ada tempat untuk menyembunyikan perangkat itu.
"Saya tidak ingin orang lain mengetahui penyakit saya," katanya.
Yang Jie (nama samaran), seorang penderita diabetes berusia 22 tahun, memahami frustrasi Liu.
"Saya baru saja lulus dari universitas. Saya pikir saya masih sangat muda dan tidak pernah menyangka bahwa saya akan menderita diabetes," kata Yang, yang bekerja di sebuah perusahaan internet di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya.
Baca juga: Beras Merah atau Beras Putih, Mana yang Lebih Aman Bagi Penderita Diabetes?
Zhang Qiumei, seorang ahli endokrinologi yang tinggal di Tianjin, mengenang bahwa kebanyakan pasien rawat jalan berusia di atas 50 tahun pada tahun 1990-an, tetapi sekarang semakin banyak orang muda yang menderita diabetes.
Kepedulian Zhang digaungkan oleh Weng Jianping, wakil presiden Rumah Sakit Afiliasi Pertama di bawah Universitas Sains dan Teknologi China.
"Jumlah penderita diabetes berusia di bawah 40 tahun melonjak pesat, dengan angka prevalensi yang mencapai 5,9 persen," kata Weng.
"Yang lebih mengkhawatirkan adalah kami memiliki populasi prediabetik yang besar," tambahnya.
Baca juga: Apakah Diabetes Tipe 2 Benar-benar Bisa Disembuhkan? Ini Penjelasannya
Komplikasi Diabetes
Adapun diabetes dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius, seperti penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, dan stroke.
Secara klinis, dengan meningkatnya prevalensi diabetes, maka puncak komplikasi pun tampak besar.