Rizky Faidan Persembahkan Gelar Juara IFeL untuk Suporter PSS Sleman
Keberhasilan Rizky Faidan merengkuh gelar juara Indonesian Football e-League (IFeL) 2020 seusai mengalahkan Ferry Purnama Gumilang
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Keberhasilan Rizky Faidan merengkuh gelar juara Indonesian Football e-League (IFeL) 2020 seusai mengalahkan Ferry Purnama Gumilang wakil dari Arema FC dengan agregat 2-1 pada grand final, Minggu (15/11/2020), jelas saja hadirkan rasa suka cita bagi suporter Super Elang Jawa.
Gelar juara ini bisa sedikit mengobati kerinduan suporter PSS Sleman, di tengah tarik ulur kompetisi Liga 1 2020.
Dengan tegas, Rizky Faidan mempersembahkan gelar juara IFeL tersebut untuk seluruh suporter PSS, yang tak henti memberikan dukungan padanya, juga kritik yang membangun selama bergulirnya kompetisi eSports pertama yang diikuti oleh tim sepak bola Liga 1 ini.
"Perasaannya tentu senang sekaligus lega bisa menjawab kritikan yang datang pada saya selama regular week. Sekaligus membuktikan bahwa performa di reguler week yang kurang maksimal bisa terbayar di grand final ini," ujar Rizky Faidan.
Baca juga: BPPTKG Jelaskan Potensi Arah Ancaman Erupsi Gunung Merapi, Ini Penjelasannya
Baca juga: Jadwal Pertandingan UEFA Nations League, Berebut 3 Tiket Tersisa ke Babak Semifinal
Baca juga: Alasan H Ghazali Dukung Kustini Sri Purnomo
"Terima kasih yang banyak kepada seluruh suporter PSS Sleman, karena tanpa mereka, saya bukan apa-apa. Terima kasih sudah setia mengawal, memberi kritikan dan tentunya tak lelah memberikan dukungan," lanjutnya.
Adapun pada babak grand final tersebut, Rizky Faidan harus melakoni laga yang cukup sengit kontra Ferry Purnama yang merupakan pemegang gelar top skor.
Melalui pertandingan sengit tiga game, Rizky Faidan memastikan gelar juara usai meraih kemenangan 5-3, kalah 3-4, kemudian unggul tipis di laga penentu dengan skor akhir 3-2. Dengan demikian, pemuda 18 tahun itu menjadi peraih gelar perdana di IFeL.
"Kalau kendala sih mungkin pada game kedua permainan terbaca, beberapa kali juga unlucky karena bola membentur tiang," ujarnya.
"Tidak ada kiat khusus, tapi lama kelamaan kalau sering mengalami situasi yang sama seperti final ini, akhirnya terbiasa," tambahnya.
Baca juga: Rekonsiliasi dengan Korea Utara, Korea Selatan Bangun Museum di DMZ, Pamerkan Sisa Perang Korea
Baca juga: Kisah Tiga Orang Penulis Lirik Lagu K-Pop, Persaingan Ketat, Selalu Membutuhkan Ide Segar
Baca juga: Resep Jurus Sehat Rasulullah Minuman Penyembuh Maag dan GERD dari dr Zaidul Akbar
Rizky Faidan pun tetap memberikan pujian bagi sang rival terberat di IFeL, Ferry Gumilang dari Arema FC. Bagi Faidan, Ferry adalah pesaing baru yang berkualitas di kancah PES nasional.
"Pokoknya buat Ferry tetap semangat, karena saya melihat perkembangan yang sangat pesat di diri Ferry, apalagi sekarang mentalnya sudah terasah," kata Rizky.
"Saya harap ke depannya Ferry masih bisa untuk merebut prestasi-prestasi yang lain," imbuhnya.
Seusai berhasil menjuarai IFeL, Rizky Faidan berharap bisa kembali menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan Pro Evolution Soccer yang akan datang.
Satu di antaranya ialah kembali tampil di Thai e-League Pro atau kompetisi eSports untuk game Pro Evolution Soccer (PES) yang diikuti oleh tim sepak bola di Liga Thailand sekaligus mengulang kembali juara sebagaimana yang ia torehkan saat membela Buriram United, Juli 2020 lalu.
"Rencana ke depan yang pasti masih fokus di PES, tetap berlatih untuk kompetisi ke depannya, Thai e-League Prosih sepertinya. Harapan saya tentu semoga makin sukses dan mendapatkan gelar-gelar juara yang ada di depan mata," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/rizky-faidan-16112020.jpg)