Alasan H Ghazali Dukung Kustini Sri Purnomo
H. Ghazali mengatakan dukungannya kepada Kustini Sri Purnomo bukan berdasarkan momentum politik yang sedang berlangsung
TRIBUNJOGJA.COM - Salah seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Sleman H. Ghazali memberikan penjelasan setelah fotonya bersama calon Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjadi perbincangan publik.
Ia mengaku pilihan itu telah dipikirkan mendalam dan salah satu pertimbangannya agar tidak keblabasan atau membuat gaduh.
Ia bahkan terang-terangan pada Pilkada 2020 ini awalnya tidak mendukung Kustini Sri Purnomo
Ditemui di rumah pemenangan Kustini - Danang di Jaban Tridadi Sleman, H. Ghazali mengatakan dukungannya kepada Kustini Sri Purnomo bukan berdasarkan momentum politik yang sedang berlangsung.
Jauh sebelum itu, dirinya telah lama kenal dengan Sri Purnomo, suami Kustini Sri Purnomo yang saat itu akan maju pemilihan Bupati Sleman 2015. Ia bahkan terang-terangan.
"Saya mengenal ibu Kustini sudah lima tahun, ketika suami beliau mencalonkan kembali sebagai Bupati Sleman. Saya selalu diajak bu Kustini ikut sosialisasi di kalangan ibu-ibu dan GRY. Sejak saat itu hingga sekarang beliau tidak pernah putus komunikasi dengan saya. Dan kemudian ketika beliau mencalonkan diri sebagai bupati Sleman, beliau bukan sekali dua kali silaturahmi ke kediaman saya," ucapnya dalam rilis yang diterima tribunjogja.com, Minggu 15 November 2020.
Ia mengaku bukan seorang ustaz, kiai maupun ulama yang punya nama mentereng. Kebiasaannya memakai pakaian putih dan sarung putih itu karena kesukaan dalam beraktivitas sehari-hari.
Dikatakan pula, Kustini Sri Purnomo sosok yang sangat perhatian. Bahkan saat dirinya sedang mendapatkan cobaan berupa sakit, Kustini Sri Purnomo menyempatkan diri untuk selalu menjenguknya. Hal ini yang membuat sosok seorang Kustini Sri Purnomo spesial di mata H.Ghazali.
"Dalam hati saya berpikir kenapa beliau mau silaturahmi berkali-kali ke kediaman saya, memberi perhatian kepada saya? Dan sesungguhnya beliau pun tahu sejak awal kemana keberpihakan saya" tandasnya.
"Kesediaan saya berfoto dengan jari tangan khas saya sejak 2019 itu sudah saya pertimbangan matang dan pasti akan menyebar kemana-mana. Dan inilah pilihan, di antara pilihan suka atau tidak suka. Biarlah orang menilainya. Jawaban saya sederhana, saya tidak ingin kebablasan" terangnya.
Dukungan yang diberikannya kepada Kustini - Danang, dilanjutkan H. Ghazali dilandaskan dengan rasa ikhlas dan bukan karena motif politik. (rls)