Mulai Besok, Kendaraan Berat Disarankan Tidak Melintas di Underpass Kentungan
Pihaknya mengimbau agar kendaraan berat misalnya Truk, Bus, dan lainnya agar sementara waktu tidak melintas di Underpass Kentungan
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Kurniatul Hidayah
"Kami alihkan ke Gamping. Lewat Selatan ya. Ya harapannya pengguna jalan sudah mulai mencari alternatif lain ya untuk menghindari underpass kentungan," tegasnya.
Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 DIY Satker PJN Kementerian PUPR Julian Situmorang menyamapiakan, pengerjaan diharapkan dapat selesai tepat waktu, selama tiga hari.
Ia mengatakan, pemeliharaan tersebut dilakukan agar selisih antara grill yang berada di dalam underpass dengan aspal jalan tidak terlalu tinggi.
"Kami akan memulai besok sekitar pukul 08.00. Semoga selama pengerjaan tidak turun hujan agar bisa berjalan maksimal," urainya.
Baca juga: Kombinasi Madu dan Jeruk Nipis Berkhasiat Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Baca juga: Viral Video Konvoi di Gunung Merapi, Komunitas Mobil Berikan Klarifikasi: Ke Sana Sekalian Baksos
Dirinya belum memperkirakan daya tahan grill yang sedang dilakukan pemeliharaan tersebut.
Namun, diperkirakan per harinya kendaraan yang melintas di underpass kentungan mencapai sekitar 2.000 lebih kendaraan.
"Kalau umur grill kami tidak berpatokan itu. Ya harapannya bisa lebih aman dan tahan lama," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengerjaan pemeliharaan dilakukan di sisi Utara underpass.
Sehingga kendaraan yang melintas dari arah Barat (Magelang) harus menggunakan jalur lambat yang melintas ke perempatan Kentungan.
"Kami alihkan ke jalur lambat, ini skema yang akan diterapkan. Tentu dari Dishub dan Kepolisian turut membantu," tutupnya. (hda)