Status Siaga Gunung Merapi
Sekolah juga Disiapkan Jadi Lokasi Pengungsian di Magelang
Lokasi pengungsian lain disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang untuk antisipasi Erupsi Gunung Merapi.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Lokasi pengungsian lain disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang untuk antisipasi Erupsi Gunung Merapi.
Ada 35 titik lokasi pengungsian yang disiapkan.
Lokasi pengungsian ini termasuk sekolah-sekolah yang telah dibuat bilik-bilik untuk tempat tinggal pengungsi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, lokasi pengungsian saat ini berjumlah sembilan titik.
Lokasi tersebut sudah ditempati oleh pengungsi yang dari kelompok rentan dari 11 dusun di empat desa.
Baca juga: BPBD Kabupaten Magelang: Belum Ada Potensi Banjir Lahar Hujan
Saat ini, lokasi pengungsian ditambah lagi sebanyak 35 titik.
“Awal ada 9 titik ditempati, kemudian sekarang tambah 35 lagi sehingga sekarang sudah tersedia 1.313 bilik. Sementara untuk KK di 11 dusun di empat desa ada 1.028 KK,” kata Edy, Minggu (15/11/2020).
Saat ini terdapat 1.313 bilik yang tersedia.
Dari 1.313 bilik tersebut, masih ada bilik yang kosong untuk persediaan.
Persediaan ini untuk 11 dusun di empat desa.
Belum seluruh dusun di empat desa tersebut.
“Dari 1,313 itu artinya masih ada bilik yang masih kosong nantinya untuk persedian. Tapi sekali lagi itu untuk empat desa dengan 11 dusun, belum seluruh dusun,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, mengatakan, terdapat sekolah baik SD maupun SMP yang dipersiapkan menjadi lokasi pengungsian.
Sekolah tersebut di Kecamatan Salam, Muntilan, Mungkid dan Mertoyudan.
Baca juga: Sebagian Pengungsi Merapi Kembali ke Rumah, Total Warga di Tempat Pengungsian Magelang 815 Jiwa