Inovasi Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Budidaya Tanaman Bisa Melalui Telepon Pintar
Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, berhasil mengembangkan digitalisasi pertanian tanaman hidroponik
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, berhasil mengembangkan digitalisasi pertanian tanaman hidroponik dengan menggunakan telepon pintar Android.
Keduanya adalah Imelda Zahra Tungga Dewi dan Muhamad Faqih Ulinuha
Dua mahasiswa Fisika Instrumentasi UIN Sunan Kalijaga ini membuat sistem di dalam telepon pintar Android yang bisa digunakan sebagai sarana pemantauan dan juga pengendalian budidaya tanaman hidroponik secara jarak jauh.
Sehingga, pemilik tanaman atau pengguna tidak harus berada di lahan hidroponik berkat bantuan teknologi internet of things (IoT).
Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta : Tambahan 51 Kasus Baru Pada 14 November 2020
Baca juga: Penyesuaian Jadwal Uji Coba Semi Pedestrian Malioboro, Pengusaha Sebut Omzet Langsung Naik
Baca juga: UPDATE Covid-19 Bantul : Enam Warga di Parangtritis Positif Covid-19
Imelda menuturkan, ide temuan ini bermula dari keprihatinan dirinya dan Faqih melihat kondisi kurangnya minat generasi muda dan masyarakat kota untuk bertani atau berkebun.
Juga adanya permasalahan keterbatasan lahan bercocok tanam di wilayah perkotaan.
Sementara, kebutuhan pangan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk.
Sehingga, hal ini dapat mengancam ketahanan pangan masyarakat Indonesia.
Kondisi itulah yang memunculkan ide Imelda dan Faqih membuat sistem yang memudahkan masyarakan kota dan generasi muda bertani.
"Alat ini dibuat dengan mengintegrasikan beberapa sensor, yaitu soil moisture (kelembaban tanah), DHT11 (suhu dan kelembaban udara), sensor pH, keran selonoid valve (keran air otomatis), kamera, dan modul Wi-Fi (NodeMCU) pada tanaman hidroponik," jelas Imelda.
Baca juga: Jadwal MotoGP Valencia - Lagi-lagi Valentino Rossi Kecewa Berat, Ini Penyebabnya
Baca juga: Jadwal Siaran Langung Liga Inggris Chelsea Arsenal MU Liverpool City di Matchday 9 Premier League
Baca juga: INTER MILAN: Apa yang Salah dengan Christian Eriksen?
Berkat temuan ini, kedua mahasiswa Progam Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga tersebut berhasil menjadi juara II dalam Lomba Essay Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang yang diselenggarakan 10 November 2020.
Judul penelitian mereka yakni 'Geography Essay Competition (GEC) - Digitalisasi Smartfarming dan Penyuluhan Pertanian Hidroponik Masa Depan'.
Sementara, Faqih menuturkan, mereka kini sedang melakukan riset lebih lanjut terhadap fitur atau menu penyuluhan pertanian secara digital.
Dengan demikian, alat digital ini dapat memudahkan siapa pun yang ingin bercocok tanam dengan sistem hidroponik untuk mengetahui kondisi tanamannya dan apa yang harus dilakukan agar kebun hidroponiknya tumbuh subur.
Baik Faqih maupun Imelda berharap sistem digital Smartfarming Hidroponik ini dapat memotivasi generasi muda untuk menggeluti sistem pertanian hidroponik. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/imelda-zahra-tungga-dewi-dan-muhamad-faqih-ulinuha.jpg)