Status Siaga Gunung Merapi
Tas Siaga Bencana, Tas Cepak yang Harus Dimiliki Warga untuk Antisipasi Merapi
Tas itu diletakkan di sisi tempat tidur dan siap dibawa kapan saja jika sewaktu-waktu terjadi situasi darurat dan mengharuskan warga mengungsi.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Di covernya ditulisi namanya, Halimah.
Beberapa stel baju ganti juga ia masukkan ke dalam tas ransel berwarna biru.
Hingga peralatan mandi dan bahkan makanan ringan.
"Yang disiapkan surat-surat penting, makanan ringan, sabun dan baju ganti. Semua dimasukkan ke dalam tas. Beberapa baju ganti juga dibawa. Sampai sabun untuk mandi dan makanan ringan. Semua muat dalam satu tas," ujarnya.
Ketika kondisi darurat terjadi, Halimah hanya tinggal membawa tas siaga tersebut dan berpindah ke tempat yang lebih aman.
Tasnya diletakkan di tempat yang mudah dijangkau.
Biasanya di sisi tempat tidurnya.
Ia bercerita jika warga di dusunnya belum akan mengungsi.
Warga melihat situasi masih aman dan beraktivitas normal, walaupun dusunnya berjarak enam kilometer dari puncak.
Baca juga: Lewat Program Titip Bandaku, Dokumen Vital Warga Lereng Merapi Dijadikan Arsip Digital
Namun, jika sewaktu-waktu diminta mengungsi, seluruh warga sudah siap.
Desa penyangga di Desa Tirtosari, Kecamatan Sawangan siap menampung.
"Warga di dusun sini, belum akan mengungsi. Karena di sini masih aman, masih radius 6 kilometer. Warga beraktivitas seperti biasa. Namun kita selalu waspada dan selalu mengikuti petunjuk dari BPBD," katanya.
Kepala Dusun Gowok Sabrang, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Timbul Fathoni, mengatakan, tas siaga ini memang selalu disiapkan oleh warga di dusunnya.
Tas siaga berisi surat-surat berharga dan surat-surat penting.
"Bahkan paling nggak ada satu dua persiapan baju dan makanan cadangan. Itu untuk persiapan, apabila kita diharuskan mengungsi, tapi disaat ngungsi pun tidak serta merta langsung pindah dari sini misalnya jam 6 (magrib) kok kita suruh ngungsi kesana, belum sempat makan malam dan disana belum tentu jam 11 malam, ada persiapan makan. Kemungkinan ada persiapan makan, baru esok paginya, itu untuk antisipasi kita seperti itu," ujarnya.