Dinsos DIY Akan Evakuasi Penghuni Panti di Pakem dan Bimomartani Jika Terjadi Eskalasi Merapi
Sejumlah penghuni panti wreda dan panti anak dalam kewenangan Dinas Sosial (Dinsos) DIY yang berlokasi di dekat lereng Gunung Merapi
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA. COM, YOGYA - Sejumlah penghuni panti wreda dan panti anak dalam kewenangan Dinas Sosial (Dinsos) DIY yang berlokasi di dekat lereng Gunung Merapi akan dievakuasi jika kelak Gunung Merapi menunjukkan eskalasi aktivitas.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Penanganan Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinsos DIY, Subakir.
"Ada panti kami di sana, panti wreda di Pakem dan panti anak di Banjarharjo, Bimomartani. Sudah kami siapkan armada kalau terjadi eskalasi Merapi. Mobil sudah kami hadapkan ke selatan," ujarnya kepada Tribunjogja.com, Selasa (10/11/2020).
Subakir menerangkan, untuk para lansia di panti wreda di Pakem akan dipindahkan ke panti lainnya yang terletak di Kasongan, Bantul.
Baca juga: Gubernur DI Yogyakarta Minta Semangat dan Teladan Pahlawan Dijadikan Inspirasi
Baca juga: Dinas Kebudayaan Kulon Progo Sebut Sebelum Perobohan BCB Perlu Adanya Koordinasi
Sementara, anak-anak asuh di panti Bimomartani akan diungsikan ke panti di Pundong, Bantul atau Gunungkidul.
Ditanya tentang jumlah penghuni masing-masing panti tersebut, Subakir mengatakan belum mengetahui secara pasti.
Namun, ia memastikan bahwa panti yang disiapkan menjadi tempat pengungsian nantinya memiliki ruangan yang cukup.
"Tempatnya cukup, sudah kami siapkan semua," tandasnya. (uti)