Berita Kesehatan
Tips Mudah untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah : Hindari Stres !
Stres, baik stres fisik maupun stres mental, terbukti memicu perubahan kadar gula darah, yang bagi penderita diabetes bisa menjadi masalah
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Cara stres dapat mempengaruhi diabetes
Diakui secara luas bahwa penderita diabetes yang secara teratur stres lebih cenderung memiliki kontrol glukosa darah yang buruk.
Salah satu alasannya adalah karena hormon stres seperti kortisol meningkatkan jumlah gula dalam darah kita.
Tingkat kortisol yang tinggi dapat menyebabkan kondisi seperti sindrom Cushing, yang merupakan salah satu penyebab diabetes yang kurang diketahui.
Baca juga: Tips Menghilangkan Stres, Hanya Butuh 5 Menit Setelah Bangun Tidur di Pagi Hari
Stres dan frustrasi terus-menerus yang disebabkan oleh masalah jangka panjang dengan regulasi glukosa darah juga dapat membuat orang lesu dan menyebabkan mereka mengabaikan perawatan diabetes mereka.
Misalnya, mereka mungkin mulai mengabaikan kadar gula darah atau lupa memeriksanya, atau mengadopsi kebiasaan gaya hidup yang buruk, seperti kurang berolahraga, makan lebih banyak 'junk' dan makanan olahan, minum lebih banyak alkohol, dan merokok.
Ini dikenal sebagai kelelahan diabetes.
Sementara stres mengubah kadar gula darah, dampaknya bervariasi dari orang ke orang. Studi tentang efek stres pada kadar glukosa pada manusia telah menunjukkan bahwa stres mental atau psikologis menyebabkan peningkatan kadar glukosa pada penderita diabetes tipe 2 dan pada sebagian besar penderita diabetes tipe 1, meskipun kadarnya dapat turun pada beberapa individu dengan tipe 1.
Stres fisik, seperti sakit atau cedera, hampir selalu menyebabkan peningkatan kadar gula darah pada penderita salah satu jenis diabetes. (*/diabetes.co.uk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/enam-cara-mengatasi-stres-selama-pandemi-virus-corona.jpg)