Berita Kesehatan

Tips Mudah untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah : Hindari Stres !

Stres, baik stres fisik maupun stres mental, terbukti memicu perubahan kadar gula darah, yang bagi penderita diabetes bisa menjadi masalah

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Net
Ilustrasi - Kerja 

TRIBUNJOGJA.COM - Kadar gula darah sebenarnya dapat dikendalikan dengan cara yang mudah. Salah satunya yakni dengan cerdik dalam mengelola stres.

Sebagai informasi, stres, baik stres fisik maupun stres mental, terbukti memicu perubahan kadar gula darah, yang bagi penderita diabetes bisa menjadi masalah.

Meskipun stres dapat memengaruhi pengendalian diabetes, baik secara langsung maupun tidak langsung, stres juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor diabetes seperti didiagnosis dengan diabetes, menyesuaikan diri dengan rejimen pengobatan diabetes, atau menangani tekanan psikososial dari penyakit tersebut.

Baca juga: Kumpulan Herbal atau Obat Alami untuk Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Definisi Stres

Ilustrasi stres
Ilustrasi stres (ukat.co.uk)

Sederhananya, stres adalah keadaan ketegangan atau ketegangan emosional yang terjadi ketika kita merasa bahwa kita tidak dapat mengatasi tekanan.

Saat kita stres, tubuh dengan cepat merespons dengan melepaskan hormon yang memberi sel akses ke energi yang tersimpan - lemak dan glukosa - untuk membantu tubuh menjauh dari bahaya.

Baca juga: Perhatikan! Ini yang Harus Dilakukan Jika Anda Berisiko Tinggi Terkena Diabetes

Respons fisiologis naluriah terhadap ancaman yang dirasakan ini dikenal sebagai respons "melawan atau lari".

Seiring waktu, stres fisik dan mental dapat membuat kita lelah secara mental dan menyebabkan depresi dan masalah kesehatan mental lainnya.

Penyebab Stres

Kita hidup dalam masyarakat yang sangat stres yang terus menerus membuat kita tertekan. Tekanan ini terkadang terlalu berat untuk ditangani, membuat kita merasa "stres".

Baca juga: Waspadai Warna Gelap di Lipatan Kulit Leher dan Ketiak Bisa Jadi Gejala Diabetes

Perasaan sehari-hari ini bisa disebabkan oleh hal-hal sederhana seperti:

  • Tekanan pekerjaan
  • Pernikahan dan hubungan
  • Parenting / anak-anak
  • Masalah kesehatan seperti diabetes
  • Ketidakamanan finansial
  • Lalu lintas

Diabetes menyebabkan stres

Stres itu sendiri dapat muncul ketika Anda didiagnosa terkena diabetes atau terkena penyakit kronis lainnya.

Baca juga: Mengenal Sindrom Metabolik yang Bisa Jadi Gejala Awal Diabetes Tipe 2

Hal ini dapat mempersulit pengendalian kadar gula darah yang, dalam banyak kasus, hanya menambah frustrasi dan stres.

Cara stres dapat mempengaruhi diabetes

Diakui secara luas bahwa penderita diabetes yang secara teratur stres lebih cenderung memiliki kontrol glukosa darah yang buruk.

Salah satu alasannya adalah karena hormon stres seperti kortisol meningkatkan jumlah gula dalam darah kita.

Tingkat kortisol yang tinggi dapat menyebabkan kondisi seperti sindrom Cushing, yang merupakan salah satu penyebab diabetes yang kurang diketahui.

Baca juga: Tips Menghilangkan Stres, Hanya Butuh 5 Menit Setelah Bangun Tidur di Pagi Hari

Stres dan frustrasi terus-menerus yang disebabkan oleh masalah jangka panjang dengan regulasi glukosa darah juga dapat membuat orang lesu dan menyebabkan mereka mengabaikan perawatan diabetes mereka.

Misalnya, mereka mungkin mulai mengabaikan kadar gula darah atau lupa memeriksanya, atau mengadopsi kebiasaan gaya hidup yang buruk, seperti kurang berolahraga, makan lebih banyak 'junk' dan makanan olahan, minum lebih banyak alkohol, dan merokok.

Ini dikenal sebagai kelelahan diabetes.

Sementara stres mengubah kadar gula darah, dampaknya bervariasi dari orang ke orang. Studi tentang efek stres pada kadar glukosa pada manusia telah menunjukkan bahwa stres mental atau psikologis menyebabkan peningkatan kadar glukosa pada penderita diabetes tipe 2 dan pada sebagian besar penderita diabetes tipe 1, meskipun kadarnya dapat turun pada beberapa individu dengan tipe 1.

Stres fisik, seperti sakit atau cedera, hampir selalu menyebabkan peningkatan kadar gula darah pada penderita salah satu jenis diabetes. (*/diabetes.co.uk)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved